Kejuaraan Dunia 2022

Jelang Final Kejuaraan Dunia 2022, Ini Rekor Pertemuan Ahsan/Hendra vs Chia/Soh, The Daddies Unggul

Jelang final Kejuaraan Dunia 2022 di Tokyo Jepang, berikut ini rekor pertemuan Ahsan/Hendra vs Chia/Soh, The Daddies masih unggul 7-3.

Editor: Dwi Prastika
PP PBSI
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, saat laga semifinal Kejuaraan Dunia 2022 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Sabtu (27/8/2022). Jelang final Kejuaraan Dunia 2022 di Tokyo Jepang, berikut ini rekor pertemuan Ahsan/Hendra vs Chia/Soh, The Daddies masih unggul 7-3. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Final Kejuaraan Dunia 2022 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Minggu (28/8/2022) mulai pukul 15.00 waktu setempat atau 13.00 WIB akan mempertemukan pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Dengan nilai 7-3, rekor kemenangan pertemuan keduanya masih dipegang Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Meski unggul dalam rekor pertemuan, pasangan yang akrab disapa The Daddies itu tidak mau memandang remeh calon lawannya di final. Mereka akan mewaspadai kekuatan Aaron/Soh yang mempunyai pertahanan yang cukup kuat.

"Besok harus siap diri sendiri dulu dan tetap fokus. Tidak akan mudah melawan mereka pada partai final," kata Hendra dilansir dari PP PBSI.

"Aaron/Soh mempunyai defense yang kuat dan kondisi bola di sini pun lambat. Jadi, kami harus lebih sabar. Tidak bisa sekali-dua kali pukulan atau serangan bisa mematikan lawan," ucap Hendra.

"Nanti malam saya dengan Ahsan akan berdiskusi untuk menentukan strategi, sementara dengan pelatih baru besok menjelang pertandingan," ujar Hendra.

Menuju gelar juara dunia keempat dengan 100 persen kemenangan bagi Ahsan/Hendra dan gelar kelima bagi Hendra (Hendra juara dunia satu kali bersama almarhum Markis Kido pada 2007) adalah hal yang luar biasa.

Kembali ke final di tahun 2022 ini, Hendra memang tidak menyangka sama sekali.

"Saya tidak menyangka bisa ke final. Tidak mudah juga perjalanannya, tetapi mungkin motivasi kami di sini lebih dari biasanya," kata Hendra.

"Setiap malam saya membayangkan dan menyiapkan apa yang akan terjadi di lapangan, kalau begini harus bagaimana, kalau begitu harus bagaimana. Sesuatu yang jarang saya lakukan di turnamen-turnamen biasa. Jadi fokus saya cukup terjaga," tutur Hendra.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved