Berita Mojokerto

Tak Fokus saat Bonceng Anaknya, Pengendara Motor di Mojokerto Tersambar Kereta Api, Nasib Tragis

Kronologi kecelakaan maut pengendara sepeda motor ibu dan anak tersambar Kereta Api Logawa relasi Jember- Purwokerto di perlintasan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Romadoni
Polisi Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto melakukan Olah TKP di lokasi Kecelakaan sepeda motor tersambar kereta api Logawa di perlintasan tanpa palang pintu KM 63+7/8 di Dusun Wates Lor, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (30/8/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUJATIM.COM, MOJOKERTO- Kronologi kecelakaan maut pengendara sepeda motor ibu dan anak tersambar Kereta Api Logawa relasi Jember- Purwokerto di perlintasan tanpa palang pintu KM 63+7/8 di Dusun Wates Lor, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (30/8/2022).

Pengendara motor Sukiati (42) asal Dusun Budug Sidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang meninggal seketika di lokasi kejadian.

Sedangkan, anaknya M.Fatan Alfatih Dulhadi (7) mengalami mengalami luka berat kini dirawat diRSI Sakinah, Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Muhammad Bayu Agustyan menjelaskan hasil olah TKP sementara di lokasi kejadian kecelakaan dan keterangan saksi-saksi diketahui kendaraan sepeda motor Honda Vario S 6450 OBI melaju dari arah selatan (Mojokerto) ke utara melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu antara stasiun Sumobito- Mojokerto sekitar pukul 13.06 WIB.

Korban diduga tidak fokus berkendara saat melewati perlintasan tanpa palang pintu secara bersamaan melaju KA Logawa 248-B Nomor Lok: CC 2018353MN dari barat menuju Mojokerto.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Surabaya, Ban Mobil Meletus Berakibat Fatal, Dua Motor Ditabrak, 1 Nyawa Melayang

"Sesampainya di lokasi kejadian diduga pengendara motor tidak memperhatikan kondisi sekitar ada kereta api yang melintas dari arah barat menuju ke arah timur sehingga terjadi kecelakaan," jelasnya, Selasa (30/8/2022).

Bayu mengatakan dari keterangan saksi saat itu korban menjemput anaknya dan
hendak pulang ke rumahnya. Korban mengendarai sepeda motor sehingga melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut.

"Memang lokasinya ini tanpa palang pintu, satu korban meninggal dan korban anak-anak mengalami luka-luka dirawat di rumah sakit nanti perkembangannya akan kita update," ungkapnya.

Yudi warga setempat menambahkan memang kondisi perlintasan tanpa palang pintu yang seringkali terjadi fatalitas kecelakaan.

Sebelumnya, kecelakaan kereta api dengan sepeda motor di lokasi yang sama yakni seorang perempuan meninggal tersambar Kereta Api Bima tujuan Jakarta-Surabaya di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Wateslor, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, pada Jumat (9/4/2021) silam.

"Ya memang sering kecelakaan Dusun karena tidak ada palang pintunya ada yang menjaga tapi saat hari Jumat dan hari besar saja," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved