Berita Nganjuk

Penyaluran BLT BBM di Nganjuk Dipantau Ketat, Pastikan Berjalan Lancar dan Tertib

Untuk memastikan penyaluran BLT BBM berjalan lancar dan tertib, Camat bersama Forpimcam Wilangan Nganjuk pantau penyaluran BLT BBM di wilayahnya.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Pelaksanaan penyaluran BLT BBM tunai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, 2022. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Untuk memastikan penyaluran BLT BBM berjalan lancar dan tertib, Camat bersama Forpimcam Wilangan melakukan pemantauan penyaluran BLT BBM di wilayah Kecamatan Wilangan, Nganjuk.

Camat Wilangan Kabupaten Nganjuk, Sutomo mengatakan, dalam proses pembagian BLT BBM harus berjalan dengan lancar dan tertib. Masyarakat penerima BLT BBM harus bisa tertib untuk menjamin pembagian bantuan bisa lancar dan selesai dengan baik.

"Kami telah meminta warga penerima BLT BBM mengikuti arahan petugas, sehingga tidak terjadi desak-desakan yang rawan menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan," kata Sutomo, Sabtu (10/9/2022).

Dijelaskan Sutomo, untuk wilayah Kecamatan Wilangan, total sebanyak 2.455 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT BBM tersebar di 6 desa. Penyaluran BLT BBM dilaksanakan selama dua hari berturut-turut akhir pekan lalu.

"Alhamdulillah, dalam penyaluran BLT BBM di wilayah Kecamatan Wilangan berjalan lancar tanpa ada kendala," ucap Sutomo.

Dia mengatakan, pihaknya senantiasa memberikan pesan kepada warga penerima BLT BBM yang diwujudkan dalam bentuk uang tunai oleh pemerintah tersebut, agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga.

"Semoga bantuan itu bermanfaat bagi penerima semuanya. Mari digunakan untuk kebutuhan pokok keluarga, jangan dibuat yang lain-lain," ujar Sutomo.

Ditambahkan Sutomo, bantuan BLT BBM merupakan salah satu program penebalan bantalan sosial yang diberikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia bekerja sama dengan PT Pos Indonesia sebagai mitra penyalurnya.

Program tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dampak dari kenaikan harga BBM subsidi. Di mana setiap KPM mendapatkan BLT BBM senilai Rp 300 ribu ditambah BPNT bulan September senilai Rp 200 ribu, sehingga total setiap KPM mendapatkan bantuan sebesar Rp 500 ribu.

"Kami optimistis bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dampak dari kenaikan BBM, khususnya masyarakat kurang mampu," tutur Sutomo.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved