Berita Sidoarjo

Sungai Tambakrejo Dipenuhi Eceng Gondong, Wakil Bupati Sidoarjo Turun ke Lapangan Carikan Solusi

Sungai Tambakrejo di Kecamatan Waru, Sidoarjo kondisinya memprihatinkan. Permukaan air di aliran Kali Buntung itu sampai tidak terlihat karena dipenuh

Penulis: M Taufik | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Wabup dan sejumlah pejabat Sidoarjo melihat sendiri kondisi Sungai Tambakrejo yang dipenuhi Eceng Gondong 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJOSungai Tambakrejo di Kecamatan Waru, Sidoarjo kondisinya memprihatinkan. Permukaan air di aliran Kali Buntung itu sampai tidak terlihat karena dipenuhi eceng gondok, hampir merata di semua permukaan sungai.

Kondisi itu sempat menjadi perhatian banyak kalangan setelah gambar sungai tersebut viral di sejumlah media sosial. Dari sana, pemerintah pun mulai turun tangan. Melihat langsung kondisi yang terjadi, dan menyiapkan upaya penanganan.

“Kami sengaja datang langsung ke lokasi, melihat sendiri kondisi yang terjadi untuk memastikan penanganannya ke depan,” kata Wakil Bupati Sidoarjo Subandi saat menggelar sidak bersama sejumlah pejabatnya di sana, Senin (12/9/2022).

Tak hanya melihat dari pinggir, Subandi bersama beberapa pejabat itu juga sempat menyusuri sungai menggunakan perahu. Mereka ingin memastikan kondisi sungai. Termasuk mengetahui kedangkalan dan menyiapkan penanganan.

“Sudah kami kordinasikan. Saya meminta dinas PU BMSDA dan DLHK segera bertindak. Paling lambat, bulan Oktober mendatang sudah direalisasikan pengerjaannya. Yakni penanganan terhadap kondisi sungai ini,” tegas Subandi.

Pengerjaan yang dimaksud adalah upaya normalisasi sungai. Mulai dari pembersihan eceng gondok yang memenuhi permukaan sungai, hingga pengerukan sungai untuk mengatasi pendangkalan yang terjadi di sepanjang aliran sungai buntung yang berada di Desa Tambakrejo itu.

Dinas PUBMSDA mempunyai alat berat seperti PC 200 dan sebagainya. Alat berat itu bisa dimanfaatkan untuk melakukan normalisasi di sungai ini. Pengerjaan diharap cepat dilaksanakan sebelum musim penghujan tiba.

“Secepatnya harus dikerjakan, agar tidak berakibat banjir di kawasan ini. Dinas juga harus berkordinasi dengan desa dan kecamatan. Semua harus berkolaborasi, agar hasilnya maksimal,” lanjutnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved