Penangkapan DPO Pencabulan Jombang

Pengawas Ponpes Jadi Saksi yang Diklaim Penasihat Hukum Ringankan Mas Bechi, JPU: Hakim yang Menilai

Pengawas santri putri di ponpes Jombang jadi saksi yang diklaim meringankan terdakwa kasus dugaan pencabulan Mas Bechi, JPU: Hakim yang menilai.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Penasihat hukum terdakwa kasus dugaan pencabulan santri putri di ponpes Jombang, Moch Subchi Al Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (41), I Gede Pasek Suardika saat ditemui di Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (16/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan agenda pemeriksaan saksi atas terdakwa kasus dugaan pencabulan santri putri di ponpes Jombang, Moch Subchi Al Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (41), di Ruang Sidang Cakra Kantor Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (16/9/2022).

Saksi yang dihadirkan dari pihak penasihat hukum (PH) terdakwa itu, merupakan pengawas santri putri tempat saksi korban 'mondok' di Ponpes Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang

PH terdakwa, I Gede Pasek Suardika menerangkan, saksi tersebut, dalam keterangannya di hadapan Majelis Hakim persidangan, memastikan pada saat hari kejadian, seperti yang dituduhkan dalam surat dakwaan, korban tidak keluar dari asrama.

Saksi tersebut, memastikan dapat mengetahui dengan mudah akses keluar ataupun masuk dari para santri. 

Sebab, terdapat sistem penjagaan yang ketat mengatur keluar ataupun masuknya santri.

"Saksi ini menerangkan aktivitas di asrama putri. Kami ingin memastikan tempus delicti dua peristiwa (dalam dakwaan) itu. Ia pengawas asrama putri, tahu persis keluar masuknya santri," ujarnya di depan Ruang Sidang Cakra, Kantor Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (16/9/2022). 

Dalam surat dakwaan tersebut, terdapat dua peristiwa yang dituduhkan, kesemuanya dimulai pada malam hari. 

Sehingga, lanjut I Gede Pasek Suardika, dengan adanya saksi pengawas asrama santri ini, pihaknya dapat memperjelas atas peristiwa yang dituduhkan.

"Ada 2 peristiwa, semua dimulai pada malam hari. Kalau konstruksi dakwaan jaksa ada yang bilang peristiwa satu terjadi pada jam 10 malam hingga besok siang hari. Lalu peristiwa kedua ada yang mulai pukul 02.30 WIB dini hari," ujar I Gede Pasek Suardika.

Baca juga: 9 Saksi Akan Diperiksa dalam Sidang Lanjutan Mas Bechi atas Kasus Pencabulan Santri di Jombang

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved