Berita Entertainment
Terjawab Alasan Pangeran Harry dan Meghan Markle Tak Diundang? Raja Charles III Tak Harapkan Hadir
Akhirnya terjawab alasan Pangeran Harry dan Meghan Markle yang tak terima undangan resepsi pemakaman Ratu Elizabeth II.
Penulis: Ignatia | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM - Terjawab akhirnya alasan Pangeran Harry dan Meghan Markle diduga tak diundang oleh Istana Buckingham.
Kerajaan Inggris saat ini tengah berduka, meski begitu selalu ada saja sorotan yang tak berhenti mengalir.
Misalnya ketika pemakaman Ratu Elizabeth II dilangsungkan, publik dibuat bertanya terkait kehadiran Pangeran Harry dan Meghan Markle, istrinya.
Pangeran Harry berada di urutan keenam dalam suksesi menjadi Raja Inggris.
Saat ini, takhta Raja Inggris dipegang oleh ayahnya, Raja Charles III.
Baca juga: Inikah Anak Rahasia Camilla & Charles? Berani Tes DNA, Ngotot Jadi Ahli Waris, Ratu Elizabeth Tahu?
Dibuat bertanya-tanya alasan sebenarnya, kini seolah makin jelas mengapa Pangeran Harry dan Meghan Markle tak diundang.
Pasalnya, mereka bukan lagi anggota kerajaan yang aktif.
Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Kamis, 8 September 2022 pada usia 96 tahun setelah memimpin selama 70 tahun.
Pangeran Harry dan Meghan Markle pun sudah berada di Inggris selama beberapa waktu.
Pasangan itu berkabung bersama Pangeran William, Kate Middleton dan seluruh keluarga kerajaan.
Pangeran Harry dan Meghan Markle pun terhubung kembali dengan rakyat Inggris selama acara publik berlangsung.
Meski begitu, keduanya kembali menjadi sasaran kontroversi setelah terlihat berpegangan tangan pada prosesi persemayaman Ratu Elizabeth II di Westminster, Rabu (14/9/2022).
Tindakan mereka yang mengumbar kemesraan di depan publik juga dianggap sebagai "pelanggaran protokol".
Keduanya memang telah melepaskan diri dari tugas kerajaan sebagai Duke dan Duchess of Sussex pada Januari 2020, karena sejumlah permasalahan.
Baca juga: Bangganya Camilla Pakai Barang yang Menyakitkan Hati Putri Diana, Buat Ingat Perselingkuhan Charles
Mereka pun kemudian pindah dari Inggris ke California, Amerika Serikat, yang merupakan tempat tinggal Markle.
Kini Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, ternyata dilaporkan tak diundang ke resepsi pra-pemakaman Ratu Elizabeth II.
Sebelumnya, pasangan itu diundang ke jamuan yang dilangsungkan oleh Raja Charles III.
Hal ini dimaksudkan untuk para pemimpin dunia dan kerajaan luar negeri.
Baca juga: Telepon Terakhir Putri Diana & Camilla Bahas Bunuh, Pantas Kini Istri Charles Tak Betah: Dihantui
Diberitakan Page Six, masih belum pasti diketahui alasan Pangeran Harry dan Meghan Markle sempat diundang.
Meski begitu, pembantu kerajaan menegaskan, mereka tak diharapkan bakal hadir, bahkan oleh Raja Charles III.
Sebuah sumber mengatakan, keduanya pun kebingungan dengan informasi yang campur aduk itu.

Budaya Mengenakan Gaun Putih saat Nikah Kini Terungkap Asal Usulnya
Pernahkah Anda memperhatikan dan bertanya-tanya mengapa pengantin pernikahan kerajaan Inggris selalu memakai gaun pengantin berwarna putih?
Rupanya, tradisi ini mulai dipopulerkan oleh Ratu Victoria.
Ada beragam teori yang beredar terkait keputusan Ratu Victoria mengenakan gaun putih di hari pernikahannya.
"Victoria memilih memakai warna putih karena itu adalah warna yang sempurna untuk menonjolkan renda yang halus."
Demikian ditulis Julia Baird dalam buku Victoria The Queen: An Intimate Biography of the Woman Who Ruled an Empire.
Diyakini, upaya Ratu Victoria memamerkan renda itu dilakukannya demi mendukung perajin renda di Inggris.

"Sebelum teknik pemutihan dikuasai, putih adalah warna yang langka dan mahal, lebih merupakan simbol kekayaan daripada kemurnian," tulis Baird.
"Victoria bukan yang pertama memakainya, tapi dialah yang membuat warna putih populer."
"Pembuat renda di seluruh Inggris sangat senang dengan lonjakan popularitas hasil karya mereka yang tiba-tiba."
Pendapat berbeda dikemukakan sejarawan Jennifer Steadman.
Ia meyakini, sang ratu memilih putih karena dipandang suci dan polos di hadapan publik.
"Dia ingin dilihat sebagai istri Albert, jadi dia tidak mengenakan jubah negara berwarna merah," ungkap Steadman.
"Dia memakai gaun putih. Setelah itu, semua representasi di majalah mode mengangkat pakaian tersebut."
Baca juga: Dulu Hancur Dicerai Mulan Jameela, Kini Istri Barunya Dekat dengan Istri Ahmad Dhani, Harry: Terbaik
"Gaun pengantin putih menjadi simbol standar untuk kepolosan dan romansa."
Sebenarnya selama berkuasa, Ratu Victoria senantiasa mengenakan busana berwarna hitam demi mengenang suaminya yang telah meninggal, Pangeran Albert.
Saat masih berusia 42 tahun, Ratu harus kehilangan suami tercintanya, Pangeran Albert, pada 1861, membuatnya menghabiskan sisa hidupnya selama 40 tahun dalam duka.
Namun jauh sebelum kematian sang suami, Victoria mengawali tren mode yang sama sekali berbeda: memakai gaun putih di hari pernikahan.
Setelah menikah dengan Albert, Victoria menuliskan gaun yang dipakainya ke dalam jurnal.
"Saya memakai gaun satin putih dengan lipatan renda Honiton, tiruan dari yang lama."
"Saya mengenakan kalung dan anting-anting berlian Turki, dan bros safir dari Albert yang indah," tulis dia.
Ketika itu, dia tidak menyadari jika gaun yang dikenakannya akan menjadi tren di masa mendatang.
Pada saat pernikahan Ratu Victoria dan Pangeran Albert, Victoria memilih gaun putih.
Gaun putih jarang dipilih, karena sulit untuk menjaga warna gaun tetap bersih setelah dipakai.
Itulah yang menjadi alasan mengapa pakaian berwarna putih sering dipandang sebagai simbol kekayaan.
Berita lain seputar Pangeran Harry dan Meghan Markle