Berita Lumajang

Dampak Abrasi di Pantai Bulurejo Lumajang, Setiap Tahun Ada Rumah Warga Rusak Tergerus Ombak

Pantai Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, semakin rentan tergerus ombak laut. Baru-baru ini,  pengikisan daratan di sana mengakibatka

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/TONY Hermawan
Kondisi Pantai Bulurejo Lumajang setelah dilanda abrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pantai Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, semakin rentan tergerus ombak laut.

Kawasan tersebut dalam 5 tahun terakhir selalu terjadi abrasi. Baru-baru ini, pengikisan daratan di sana mengakibatkan 7 bangunan rumah rusak.

Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Sugito (63). Gito mengatakan dalam sepekan ini terjadi sebanyak dua kali. Sabtu dini hari (24/9/2022) ombak sekitar tinggi 4 meter menghempas daratan.

Ombak itu membuat tembok bagian depan rumahnya ambruk terseret ombak laut. Rumah tetangganya juga dalam kondisi tak jauh berbeda. Semua rumah itu sekarang kondisinya tak bisa dihuni lagi.

"Tiap tahun rumah warga rusak kena abrasi, ini yang terakhir ada 7 rumah, termasuk rumahku. Ombak besar lebih dari 4 meter datang malam hari bersamaan dengan meluapnya air," ujar Gito.

Baca juga: Siapkan Lahan Perhutani, Bupati Lumajang segera Relokasi Warga TPI Tempursari Terdampak Abrasi

Patria Dwi Hastiadi Kepala BPBD Lumajang mengatakan, abrasi di Pantai Bulurejo tidak menimbulkan korban jiwa.

Sebelum peristiwa abrasi Sabtu kemarin, penduduk sekitar sudah memahami tanda-tanda alam. Jika cuaca di sana sudah sering dilanda hujan deras dan langit di laut terlihat gelap, penduduk melakukan evakuasi mandiri.

Jujukan warga saat itu menempati rumah relokasi yang dibangun pemerintah di Dusun Karang Menjangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari.

Di sana ada 93 kepala keluarga menempati rumah di sana. Mereka korban bencana abrasi tahun sebelumnya.

Patria mengimbau abrasi tahun ini benar-benar dijadikan peringatan bagi masyarakat. Dia tidak menganjurkan masyarakat mendirikan bangunan di bibir Pantai Bulurejo.

Sebab, saat laut selatan diterjang gelombang besar kawasan tersebut masuk peta rawan terjadi bencana.

"Itu sudah siklus tahunan, kami sudah peringatkan kawasan yang paling aman digunakan pemukiman ya setelah muara sungai. Kalau di antara muara dan bibir pantai sudah pasti rentan abrasi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved