Berita Tuban

Pilu Nasabah Bank di Tuban Tarik Tunai ATM, Saldo Kurang Uang Tak Keluar, Bank: Sudah Dikembalikan

Kasus dugaan kehilangan uang dialami nasabah Bank Pelat Merah Cabang Tuban. Nasabah menarik uang di ATM bersama uang tak keluar, namun saldo berkurang

Penulis: M Sudarsono | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/M Sudarsono
Tampak depan Bank Pelat Merah Cabang Tuban. Sedang heboh nasabah bank di Tuban mengeluh tarik tunai di ATM tapi saldo berkurang, namun uang tak keluar. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kasus dugaan kehilangan uang rekening dialami nasabah Bank Pelat Merah Cabang Tuban.

Nasabah tersebut menarik uang di ATM bersama BNI Pabrik Semen, Kecamatan Kerek, pada 25 April 2022, malam.

Ternyata uangnya senilai Rp 1 juta tidak keluar, ia pun panik saat itu dikarenakan saldo berkurang.

Hal itu diketahui dari notifikasi m-banking miliknya, jika ada penarikan uang atau mutasi keluar.

"Uang tidak keluar saat saya narik di mesin ATM, saya klik di layar ada tulisan eror, tapi saldo berkurang ada notifikasi di m-banking," kata nasabah yang mengaku kehilangan uang, Winardi (35) warga Desa Temandang, Kecamatan Merakurak kepada wartawan, Senin (26/9/2022).

Usai merasa kehilangan, keesokan harinya ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor unit Bank Pelat Merah Merakurak  . 

Iapun diminta menunggu selama 14 hari, terhitung sejak laporan masuk.

Baca juga: Terima Telepon Misterius, Uang Warga Madiun Rp322 Juta Amblas dalam 70 Menit, Bank Belum Beri Solusi

 

Namun hingga kini lima bulan berlalu, dugaan kasus kehilangan uang miliknya belum juga ada kejelasan.

Menurut keterangan pihak bank saat itu, laporan sudah masuk tapi belum disetujui Jakarta.

"Sampai saat ini tidak ada kejelasan, saat lapor sudah ada berita acara juga. Harapannya tentu uang saya kembali," ucapnya  . 

Menanggapi hal itu, Pemimpin Kantor Cabang BRI Tuban, Ayub Burhan mengatakan, bahwa BRI telah menindaklanjuti pengaduan nasabah tersebut dan saldo yang terdebet telah dikembalikan ke rekening si nasabah. 

"Atas kejadian tersebut, BRI memohon maaf dan berempati atas ketidaknyamanan nasabah," ujarnya, dalam siaran tertulis. 

Menurut Ayub, BRI senantiasa berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan terbaik bagi nasabah dengan memegang teguh prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved