MotoGP

MotoGP 2022: Dicap Tak Nasionalis karena Bantu Bagnaia, Begini Kata Johann Zarco

Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco tengah menjadi sorotan usai MotoGP Thailand 2022

Editor: Taufiqur Rohman
ADRIAN DENNIS/AFP
Pembalap Prancis Ducati Pramac Racing Johann Zarco berhasil jadi yang tercepat pada FP3 MotoGP Austria 2022. 

TRIBUNJATIM.COM - Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco tengah menjadi sorotan usai MotoGP Thailand 2022.

Hal ini tak terlepas dari keputusan Zarco yang dinilai membantu Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) pada MotoGP Thailand 2022 akhir pekan lalu.

Pada balapan yang berlangsung di Buriram, Minggu (2/10/2022), Johann Zarco tampak mengalah dari Francesco Bagnaia dengan tetap berada di belakangnya pada pengujung lomba MotoGP Thailand.

Keputusan Johann Zarco membawa Francesco Bagnaia finis ketiga untuk mendekatkan diri dengan rival terbesar dalam perburuan gelar, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).

Nol poin yang diraih Quartararo karena hanya finis di posisi ke-17 membuat Bagnaia memangkas selisih poin dari 18 angka menjadi tersisa 2.

Baca juga: Ketimbang Quartararo, Marc Marquez Lebih Favoirtkan Pecco Bagnaia Jadi Juara Dunia MotoGP 2022

Dengan tiga balapan tersisa dan tren minor yang belum berakhir, Quartararo menghadapi situasi genting untuk mempertahankan gelarnya.

Aksi Zarco berujung pro dan kontra.

Gunjingan datang dari negara asal. Zarco dicap tak nasionalis karena tidak menolong Quartararo yang notabene adalah rekan senegara.

Quartararo bak pahlawan bagi dunia balap motor Prancis karena mempersembahkan gelar juara dunia pertama dari kelas premier MotoGP/500cc.

Akan tetapi, Zarco justru lebih memilih membantu Bagnaia, rekannya sebagai sesama pembalap motor Ducati.

"Anda tidak bisa melihat paspor Anda saat balapan. Saya orang Prancis dan saya ikut senang jika Fabio yang menjadi juara," kata Zarco dikutip BolaSport.com dari AS.

"Saya tidak memiliki kecondongan baik ke Pecco (Bagnaia) ataupun Fabio, tetapi saya pikir gelar Pecco untuk Ducati akan menjadi sebuah pencapaian magis."

Zarco bisa dibilang berutang budi kepada Ducati.

Setelah hampir keluar dari MotoGP gegara musim penuh bencana bersama KTM pada 2019, juara dunia Moto2 dua kali itu mendapat kesempatan kedua berkat Ducati.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved