Tragedi Arema vs Persebaya

Kapolresta Malang Kota Datangi Posko Tim Gabungan Aremania, Cek Suporter yang Belum Terima Bantuan

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto bersama Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana mendatangi posko Tim Gabungan Aremania

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Kukuh Kurniawan
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto bersama Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana saat diwawancarai oleh awak media usai mendatangi posko TGA, Senin (17/10/2022). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto bersama Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana mendatangi posko Tim Gabungan Aremania (TGA) yang terletak di Gedung KNPI Kota Malang, Senin (17/10/2022).

Dalam kedatangannya tersebut, BuHer ingin memastikan serta mengecek data-data para korban Aremania yang belum tersentuh bantuan.

Seperti diketahui, di posko itu terdapat sejumlah data korban Tragedi Stadion Kanjuruhan yang berasal baik dari Malang Raya hingga Pasuruan dan Blitar.

"Kami lihat data di posko ada 218 (korban) yang masih butuh penanganan medis. Kita kedepankan, bagaimana korban-korban yang masih belum tersentuh ini, untuk terdata sampai mendapatkan santunan," ujar BuHer kepada TribunJatim.com, Senin (17/10/2022).

Selain mengecek data korban, BuHer juga memiliki agenda lain dalam kunjungan ke posko TGA tersebut.

"Kami sampaikan permohonan maaf terhadap insiden Kanjuruhan dan turut berbelasungkawa. Selanjutnya, kami bertukar informasi dan sekarang operasi kemanusiaan sangat dibutuhkan," tandasnya.

Setelah mendatangi posko TGA, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto bersama Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana mendatangi Kantor Kelurahan Bareng untuk menyerahkan beasiswa dan tabungan pendidikan secara langsung kepada anak korban Tragedi Kanjuruhan, Muhammad Alfiansyah (11).

Baca juga: Kapolresta Malang Kota Serahkan Beasiswa Pendidikan kepada Anak Korban Tragedi Kanjuruhan

Seperti diketahui, Muhammad Alfiansyah menjadi yatim piatu, usai kedua orang tuanya yang bernama Muhammad Yulianton (40) dan Devi Ratnasari (30) meninggal dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved