Berita Malang
Reaksi Pemkab Malang Soal Presiden Jokowi Minta Stadion Kanjuruhan Dirobohkan
Pemerintah Kabupaten Malang menyetujui rencana Presiden Joko Widodo yang akan merobohkan Stadion Kanjuruhan untuk dibangun kembali usai tragedi Kanjur
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Erwin
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang menyetujui rencana Presiden Joko Widodo yang ingin Stadion Kanjuruhan dirobohkan untuk dibangun kembali usai tragedi Kanjuruhan.
"Secara prinsip kami mendukung penuh apa yang diinstruksikan oleh pak presiden (Jokowi). Pemerintah Kabupaten Malang menyetujuinya terkait dirobohkannya stadion untuk dibangun kembali menjadi bangunan baru," terang Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto ketika dikonfirmasi pada Rabu (19/10/2022).
Menurut Didik, dibangunnya kembali Stadion Kanjuruhan dengan bentuk bangunan baru diharapkan dapat kembali membangkitkan semangat baru persepakbolaan di Bumi Arema pasca tragedi.
Terkait skema pelaksanaan pembongkaran dan penataan kios yang ada di Stadion Kanjuruhan, Didik menyatakan pihaknya tengah membutuhkan waktu untuk melakukan pembahasan.
"Sudah disampakaikan ke pak Bupati (Sanusi) tentang apa-apa yang diperlukan terkait rencana pak presiden. Sedang akan kami bahas sepenuhnya bersama pihak-pihak terkait, kami belum mengetahui kapan pastinya dilakukan perobohan (Stadion Kanjuruhan)," ungkap politisi PDIP ini.
Baca juga: Beda dari Video Kejadian, Gas Air Mata Saat Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan Tak Jatuh di Tribun
Terakhir, Didik berharap rencana pembangunan kembali Stadion Kanjuruhan dapat memperbagus kompleks stadion yang berada di Kecamatan Kepanjen itu.
Di sisi lain, tersiar kabar Stadion Kanjuruhan akan dirobohkan dan akan dibangun ulang pasca Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 133 suporter Aremania.
Rencana itu disampaikan Jokowi usai bertemu dengan Presiden Federasi Sepak Bola Dunia/Federation International de Football Association (FIFA) Gianni Infantino di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022).
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan terdapat tujuh rekomendasi hasil audit Stadion Kanjuruhan yang dilakukan oleh Tim Evaluasi Teknis Keandalan Stadion Kanjuruhan.
“Hasil evaluasi tim ada tujuh rekomendasi."
"Tiga di antaranya berhubungan langsung dengan kejadian kecelakaan, yang secara keseluruhan tujuh rekomendasi itu yang kita gunakan untuk kriteria terkait tugas dari Bapak Presiden untuk merehap dan merenovasi total Stadion Kanjuruhan ini,” ujar Menteri PUPR usai meninjau Stadion Kanjuruhan, Malang, bersama Menpora Zainudin Amali, Kamis (13/10/2022).
Tujuh rekomendasi tersebut meliputi tangga tribun, pintu stadion, pintu darurat, penerangan, fasilitas toilet, pagar pembatas, dan perimeter bangunan utama.
“Pertama mengenai tangga tribun, terutama tribun ekonomi yang biasanya tidak ada tangga langsung ke tempat duduk penonton. Kedua, pintu stadion tidak ada jarak dengan anak tangga yang elevasi terlalu curam. Ketiga tidak ada pintu darurat, yang ada hanya pintu service yang tidak bisa diakses oleh penonton di tribun,” ujarnya.
Jika perobohan jadi dilakukan, wujud Stadion Kanjuruhan yang ada saat ini di Kepanjen Kabupaten Malang bakal tidak bisa ditemui lagi. Wajah, bentuk dan suasana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pertandingan-arema-fc-vs-bhayangkara-fc-di-stadion-kanjuruhan-sepi-penonton.jpg)