Berita Tulungagung

Pilu Ayah di Tulungagung Lihat Anaknya Tenggelam di Muara Pantai Sine, Sempat Beri Pertolongan

Pilu ayah di Tulungagung lihat anaknya tenggelam di muara Pantai Sine, sempat beri pertolongan. Berawal dari memancing bersama.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Remaja berinisial MIM (16) asal Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, tewas tenggelam di muara Pantai Sine Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Sabtu (22/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Remaja berinisial MIM (16) asal Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, tewas tenggelam di muara Pantai Sine Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Sabtu (22/10/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban sebelumnya berupaya menyeberangi muara yang berhubungan dengan laut ini, saat ombak sedang pasang.

Menurut Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori, awalnya korban pergi memancing bersama ayahnya dan teman ayahnya.

"Mereka menyeberangi muara sungai yang terhubung dengan laut di Pantai Sine," terang Iptu M Anshori, Minggu (23/10/2022).

Namun setelah sekitar dua jam memancing di tebing, ombak laut selatan tidak bersahabat.

Mereka lalu bermaksud kembali ke Pantai Sine.

Namun ketika itu, air laut sudah naik dan mereka harus menyeberangi muara sungai lagi.

"Mereka harus menyeberangi muara sungai yang airnya menjadi dalam. Korban berinisiatif berjalan  lebih dulu," sambung Iptu M Anshori.

Diduga korban tidak bisa berenang, dan langsung tenggelam.

Ayahnya yang melihat itu berusaha memberikan pertolongan, namun gagal.

MIM tenggelam ke dasar muara, sementara ayahnya meminta pertolongan warga lainnya.

Baca juga: Baru Pulang Sekolah Diajak Teman Main, Pelajar SMP di Blitar Hanyut Tenggelam di Sungai Brantas

"Warga berhasil menemukan korban di dasar muara sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Kalidawir," tutur Iptu M Anshori.

Personel Unit Inafis Satreskrim Tulungagung Polres Tulungagung bersama petugas medis dari Puskesmas Tunggangri memeriksa jasad korban.

Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Keluarga pun menyatakan kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi.

"Jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan," pungkas Iptu M Anshori.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Tulungagung

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved