Berita Nganjuk

Isi Enam Posisi, Pemkab Nganjuk Gelar Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Isi enam posisi, Pemkab Nganjuk menggelar seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama. Berikut ini jabatan-jabatannya.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, Pemkab Nganjuk buka seleksi terbuka (open bidding) enam jabatan pimpinan tinggi pratama, Sabtu (29/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk buka seleksi terbuka (open bidding) enam jabatan pimpinan tinggi pratama. Yakni Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Porabudpar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Staf Ahli Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, seperti halnya pada open bidding yang telah dilaksanakan, kali ini dalam pelaksanaan seleksi harus mengedepankan kemampuan, yakni kemampuan manajerial, kompetensi sosiokultural dan kompetensi bidang.

"Kami ingin bagaimana reformasi birokrasi di Nganjuk ini berjalan sesuai apa yang kita harapkan. Untuk itu ke depannya seorang pejabat Pemkab Nganjuk harus mempunyai keberanian dalam melakukan sesuatu hal sesuai kemampuannya," kata Marhaen Djumadi di tengah kegiatan memberikan arahan dan motivasi kepada ASN pejabat eselon III seiring dibukanya seleksi terbuka untuk enam posisi pimpinan tinggi pratama, Sabtu (29/10/2022).

Di samping itu, dikatakan Marhaen Djumadi, seorang pimpinan tinggi pratama atau kepala OPD juga harus menjunjung tinggi transparansi birokrasi. Seperti yang saat ini telah dibangun di Nganjuk bahwa segala urusan pengisian jabatan harus 'nol rupiah.'

"Maka dari itu harus dibangun transparansi birokrasi tersebut. Apalagi sekarang selalu digelorakan salam nol rupiah, jadi benar-benar tanpa biaya," ucap Marhaen Djumadi.

Oleh karena itu, dijelaskan Marhaen Djumadi, pihaknya selalu menekankan manajemen ASN harus by system. Agar semua kinerjanya dapat terlihat dan jelas. Dengan jiwa kepemimpinan yang baik dan mampu menjadi panutan.

"Jiwa leadership juga harus selalu dimiliki, sehingga semua harus on the track," tandas Marhaen Djumadi.

Tidak lupa, tambah Marhaen Djumadi, pihaknya mengingatkan dengan perkembangan Nganjuk yang luar biasa sekarang ini ditekankan kepada seluruh OPD agar setiap kegiatan harus melibatkan masyarakat, serta mampu mem-branding diri. Ini setelah cukup banyak keberhasilan yang diraih Kabupaten Nganjuk sehingga mendapatkan berbagai penghargaan.

"Sudah banyak lomba yang berhasil dimenangkan oleh Nganjuk. Maka ASN pejabat OPD juga harus bisa mem-branding semua kegiatan agar semua masyarakat mengetahui bahwa Nganjuk semakin hari semakin berkembang," tutur Marhaen Djumadi.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved