Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Otomotif

5 Tips Merawat Shockbreaker Mobil Agar Bekerja Optimal dan Tidak Cepat Rusak

Shockbreaker merupakan salah satu komponen penting mobil, salah satunya saat musim hujan.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Taufiqur Rohman
Istimewa
Mekanik Auto2000 sedang melakukan pemeriksaan shockbreaker pada mobil milik konsumen. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Shockbreaker merupakan salah satu komponen penting mobil, salah satunya saat musim hujan.

Komponen ini bisa membantu pengemudi dalam mengendalikan mobil, termasuk memberikan kenyamanan kepada penumpang.

Sejalan dengan kondisi tersebut, Auto2000 sebagai Authorized Main Dealer bagi kendaraan merek Toyota menyarankan agar pengguna mobil peduli dengan keberadaannya dengan cara merawatnya.

"Merawat shockbreaker penting, supaya komponen ini bisa tetap bekerja secara optimal dalam segala kondisi jalan, dan agar tidak mudah rusak pula," ungkap Aftersales Business Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara. Selasa (8/11/22).

Baca juga: Ajak Konsumen Surabaya Rasakan Sensasi Mobil Sport, Auto2000 Hadirkan GR Zone di Basuki Rahmat

Berikut pemaparan dari Tara, terkait tips merawat shockbreaker.

1. Mengemudikan mobil dengan Halus dan Tenang.

Keberadaan shockbreaker tidak membuat pengemudi boleh mengemudi mobil seenaknya di jalan. Seperti melewati polisi tidur atau lubang tanpa mengurangi kecepatan sedikitpun.

Atau melakukan akselerasi dan pengereman mendadak yang membuat shock breaker bekerja keras.

"Mengemudilah dengan halus dan tenang supaya komponen kaki-kaki mobil tetap awet dan bekerja optimal," ungkapnya.

2. Selalu Periksa Kondisi Shock Breaker.

Periksa kondisi shock breaker mobil, seperti bagian per dan hidrolis serta oli. Termasuk karet pelindung, stoper, dan komponen karet lainnya di kaki-kaki mobil.

"Jangan sampai terdeteksi kebocoran dan korosi karena akan membuat strukturnya melemah. Itulah alasan AutoFamily wajib membersihkan dan mencuci kaki-kaki mobil agar tidak timbul kotoran dan karat," imbuhnya.

3. Batasi Muatan Mobil.

Jangan sampai muatan mobil melebihi daya angkut yang telah ditentukan. Pasalnya, shock breaker memiliki batas beban maksimal yang sanggup ditopang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved