Arti Mimpi

Arti Mimpi ke Makkah yang Dialami Rasulullah, Ada Banyak Makna dalam Islam, Sembuh hingga Beruntung

Tak hanya Rasulullah, umat Muslim yang mengalami mimpi ke Makkah juga ditafsirkan sebagai pertanda baik. Mulai dari kesembuhan hingga keberuntungan.

istimewa
Ilustrasi Arti Mimpi ke Makkah yang sempat dialami Rasulullah. Mulai dari kesembuhan hingga keberuntungan. 

TRIBUNJATIM.COM - Dalam Islam, mimpi bukan hanya bunga tidur yang dapat dilupakan dengan mudah.

Pada zaman Nabi, mimpi dijadikan sebagai sumber hukum yang berasal dari Allah SWT.

Maka dari itu, banyak umat Islam yang meyakini bahwa penafsiran mimpi merupakan hal yang penting.

Mimpi dapat dijadikan sebagai petunjuk atau peringatan bagi kehidupan yang dijalani seseorang.
 
Makna mimpi-mimpi yang dialami oleh manusia bergantung pada jenis mimpi yang dialaminya dan dari mana asalnya.

Apakah dari diri sendiri, dari Allah SWT, atau mungkin dari syaitan.

Dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang dikutip dari buku Tafsir Mimpi karangan Ust. Mahmud asy-Syafrowi, yakni:
 
“Mimpi itu ada tiga macam: mimpi yang baik sebagai berita gembira dari Allah ‘azza wa jalla, mimpi seorang muslim yang dialami oleh dirinya sendiri, dan mimpi sedih yang berasal dari syaitan. Jika seorang di antara kalian mengalami mimpi yang tidak disukai, jangan menceritakannya kepada orang lain, bangunlah, kemudian shalatlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kabah di Mekkah
Ilustrasi Arti Mimpi ke Makkah.

Arti Mimpi ke Makkah

Merujuk dari buku Tafsir di Era Revolusi Industri 4.0 karangan Syamsuri, Rasulullah SAW bermimpi bahwa ia masuk ke kota Makkah dan bertawaf di Ka’bah (tanpa tahu kapan bulan dan tahunnya).

Lalu, mimpi ini ditafsirkan bahwa umat Muslim akan mengalami kemenangan dalam waktu dekat.
 
Orang kafir tidak mempercayainya dan menganggap mimpi tersebut kebohongan belaka. Kemudian Allah SWT menurunkan sebuah ayat untuk membuktikan mimpi tersebut yang berbunyi:
 
لَقَدْ صَدَقَ اللَّهُ رَسُولَهُ الرُّؤْيَا بِالْحَقِّ ۖ لَتَدْخُلُنَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ آمِنِينَ مُحَلِّقِينَ رُءُوسَكُمْ وَمُقَصِّرِينَ لَا تَخَافُونَ ۖ فَعَلِمَ مَا لَمْ تَعْلَمُوا فَجَعَلَ مِنْ دُونِ ذَٰلِكَ فَتْحًا قَرِيبًا
 
 
Artinya: “Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya, tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (yaitu) bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat.” (Surat Al-Fath Ayat 27)
 

Jemaah umrah mengeliling Kabah di Mekkah, Saudi Arabia, Kamis (20/12/2018).
Ilustrasi Arti Mimpi ke Makkah. (Dok. Tribun Jabar)

Tak hanya Rasulullah, umat Muslim yang mengalami mimpi ke Makkah juga ditafsirkan sebagai pertanda baik.

Itu karena Makkah adalah tempat umat Islam menunaikan ibadah Haji.

Mengutip laman NU Online, arti mimpi ke Makkah untuk melaksanakan ibadah haji memiliki banyak makna, antara lain:
 
1. Jika belum pernah berangkat haji, maka ia akan segera melaksanakannya.

2. Jika sedang bepergian, maka ia akan selamat dalam perjalanannya.
 
3. Jika dipecat dari pekerjaan, maka ia akan mendapat pekerjaan kembali.
 
4. Jika seorang pengusaha, maka ia akan beruntung dalam bisnisnya.
 
5. Jika dalam keadaan sakit, maka akan segera sembuh.
 
6. Jika mempunyai hutang, maka ia akan segera mampu membayarnya.
 
Sebaliknya, apabila seseorang bermimpi ke Makkah selain untuk berhaji, maka itu bisa jadi pertanda buruk.

Jika si pemimpi adalah seorang pengusaha, maka ia akan bangkrut. Jika sedang sehat, maka ia akan segera sakit.

Baca artikel terkait arti mimpi lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved