Berita Tuban

Sembarang Klik Link, Tabungan PNS di Tuban Raib Rp10 Juta, Awalnya Dihubungi Nomer Mengaku Ekspedisi

Video tiktok PNS Kemenag Tuban mengaku kehilangan uang tabungan di Bank BRI setempat, viral di media sosial.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Ilustrasi Penipuan - Sembarang Klik Link, Tabungan PNS di Tuban Raib Rp10 Juta, Awalnya Dihubungi Nomer Mengaku Ekspedisi 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Viral video tiktok PNS Kemenag Tuban mengaku kehilangan uang tabungan di sebuah bank.

Akun tiktok tersebut @laidiaalthof yang mengunggah cerita ia kehilangan uang tanpa menyebut nominal.

Diketahui pegawai Kemenag itu bernama Laidia Maryati (47), yang merekam videonya di depan kantor salah satu bank seusai melaporkan kehilangan.

"Habis melapor dan komplain dana saya ludes transfer ke rekening yang tidak dikenal, tanpa saya memberiku data dan kode apapun kepada siapapun," ucapnya dalam akun tiktoktiktok dikutip pada Senin (28/11/2022). 

Laidia menjelaskan, pada Selasa (22/11) malam sehabis magrib ada notifikasi dari bank bahwa ada beberapa pengeluaran, dan iapun tidak merasa ada transaksi.

Selain itu juga ada pemberitahuan kode aplikasi bank berubah dan safety telah diberlakukan untuk menurunkan limit. 

Namun meski mendapatkan notifikasi, dirinya heran mengapa uang masih tetap keluar? 

Lalu customer service (CS) pihak bank tanya, apa ada permintaan nomor kode notifikasi dari nomor yang tidak dikenal.

Baca juga: Saldo Tabungan Warga Madiun Hilang Rp 322,9 Juta, Bank Buka Suara, Terungkap Kepastian Nasib Uangnya

"Saya jawab tidak ada, tapi ada nomor mengaku dari ekspedisi minta konfirmasi alamat. Lalu saya dikasih link, saya klik menuju link ekspedisi, ternyata tidak bisa dibuka akhirnya saya tutup," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Branch Manager BRI Cabang Tuban, Ayub Burhan, menyatakan hasil investigasi itu menunjukkan terjadi aksi mirroring (semacam kloning, red) oleh pelaku kejahatan. 

Selama tiga bulan menjabat, baru kali ini hal semacam itu terjadi.

Ini menjadi pelajaran bagi semua nasabah, agar jangan asal klik link dari nomor-nomor tidak jelas yang terindikasi akan melakukan kejahatan.

Adapun jumlah uang yang hilang yaitu Rp 10 juta dan masih sisa sekitar Rp 80 ribu.

"Ini merupakan kelalaian nasabah, yang berakibat atas hilangnya uang di tabungan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved