Berita Banyuwangi

Usai Terima Telepon, Pemuda Ini Nekat Lompat dari Kapal, Ditolong Bocah Pemburu Koin di Banyuwangi

Upaya percobaan bunuh diri coba dilakukan oleh Imam Ibrohim Jonatan (25). Warga Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes itu nekat melomp

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Pemuda yang nekat lompat dari kapal penyeberangan di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Upaya percobaan bunuh diri coba dilakukan oleh Imam Ibrohim Jonatan (25).

Warga Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes itu nekat melompat dari Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Munic V dalam perjalanan antara Gilimanuk-Ketapang, Minggu (4/12/2022) petang.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi AKP Ali Masduki mengatakan, korban melompat dari KMP saat kapal hendak bersandar di Dermaga MB 2 Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi.

"Lokasi kejadian hanya beberapa puluh meter dari pelabuhan," kata Ali.

Sebelum melompat, korban sempat berdiri beberapa waktu di railing kapal. Ketika itu kru kapal telah curiga bahwa Imam hendak melompat dari kapal.

Mereka mencoba mencegah korban agar tak melompat. Tapi permintaan kru kapal itu diacuhkan olehnya. Korban tetap melompat hingga tercebur ke laut.

Baca juga: Tragedi Tragis Pria Nekat Lompat Jembatan Layang di Medan, Ketika Jaket Dibuka Warga Heboh & Kaget

Sontak, para kru kapal mencoba menolong dengan ikut melompat ke laut. Mereka membawa peralatan penyelamat.

"Tapi korban menolak untuk ditolong dan memilih tetap di luat," sambung Ali.

Korban, lanjut dia, juga sempat menyerang para kru kapal yang berusaha menolong. Ia melempari para kru penyelamat dengan pakaian yang ia kenakan.

Selama di laut, korban terseret arus hingga terbawa ke Dermaga MB 1. Di sana, kru KMP Jalur Nusa juga mencoba menolongnya dengan melempar pelampung. 

Upaya penyelamatan itu juga tetap ditolak.

"Akhirnya korban ini berhasil diselamatkan oleh anak-anak yang sedang mencari koin logam di sana," sambung dia.

Ali menjelaskan, korban masih dalam kondisi hidup ketika ditolong. Ia pun dibawa ke Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk mendapat perawatan dari tim medis.

Menurut Ali, korban diduga mengalami depresi. Soalnya sebelum melompat, ia sempat menerima telepon dari seseorang. Usai bertelepon itu, ia kemudian naik ke railing.

"Dugaannya demikian, karena depresi," ucap dia

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved