Berita Malang
Dampak Longsor Jurang Susur, Penumpang Angkot di Malang-Batu Harus Oper, dan Bayar Dua Kali
Penutupan jalan untuk roda empat selama proses perbaikan jalan yang longsor di Jurang Susuh perbatasan Batu-Malang berdampak pada penumpang angkot
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Penutupan jalan untuk roda empat selama proses perbaikan jalan yang longsor di Jurang Susuh perbatasan Kota Batu (Desa Giripurno) - Kabupaten Malang (Desa Tawang Argo), berdampak pada penumpang angkot.
Lantaran roda empat tak bisa melintas, otomatis angkot yang rute Kota Batu–Giripurno–Karangploso juga tak dapat melintas.
Sehingga angkot yang dari arah Karangploso menuju Kota Batu harus berhenti untuk menurunkan penumpang di perbatasan jalur masuk ke Batu (lokasi longsor).
Begitu juga angkot yang dari arah Batu menuju Karangploso, harus menurunkan penumpang di perbatasan Kota Batu-Kabupaten Malang.
“Jadi karena longsor dan tidak bisa dilalui mobil, kami bisanya ngetem di jalan sebelum longsor. Disini kami nunggu penumpang yang dari arah Karangploso yang jalan kaki menuju Batu. Batas waktu tunggu masing-masing angkot 10-20 menit,” ujar sopir angkot Ismail kepada Suryamalang.com, Selasa (6/12/2022).
Sementara itu penumpang angkot harus turun dan jalan melintasi jalan yang masih dapat dilewati roda dua untuk oper angkot menuju Kota Batu atau yang ingin ke Karangploso.
Tak hanya harus jalan kaki untuk melintasi jalan yang tengah diperbaiki karena longsor, penumpang juga harus bayar dua kali (jauh Rp 5 ribu, dekat Rp 3 ribu) karena harus oper angkot.
“Jadi semenjak penutupan jalan untuk roda empat, penumpang harus oper kalau mau melanjutkan perjalanan. Jadi bayarnya dua kali. Biasanya sekali jalan Batu ke Karangploso dan sebaliknya itu Rp 5 ribu, tapi karena oper jadinya bayar dua kali, karena kalau dari Batu mau ke Karangploso harus bayar yang angkot dari batu, terus turun di dekat longsor, kemudian kita jalan dan naik angkot yang ke arah Karangploso,” kata Dedi penumpang dari arah Batu menuju Karangploso.
Setidaknya penumpang harus jalan kurang lebih 300 meter dengan jalan kaki untuk melewati jalan yang diperbaiki karena longsor yang terjadi Sabtu (26/11/2022) lalu itu.
Menurut Pemkot Kota Batu, proses pengerjaan perbaikan jalan diprediksi akan selesai sebelum Natal Tahun Baru mendatang.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com