Bupati Bangkalan Ditangkap KPK

Usai Diperiksa KPK, Bupati Bangkalan Diterbangkan ke Jakarta, Istri Ra Latif Terus Menangis

Usai menjalani pemeriksaan meminjam tempat di Mapolda Jatim, KPK akhirnya membawa Bupati Ra Latif dan 5 Kepala OPD tersangka kasus korupsi di Bangkala

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI CAPTION: Ra Latif saat di Mapolda Jatim dan a
Ra Latif saat di Mapolda Jatim dan akan dibawa ke Jakarta. Usai Diperiksa KPK, Bupati Bangkalan Diterbangkan ke Jakarta, Istri Ra Latif Terus Menangis 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Usai menjalani pemeriksaan meminjam tempat di Mapolda Jatim, KPK akhirnya membawa Bupati Ra Latif dan 5 Kepala OPD tersangka kasus korupsi di Bangkalan ke Kantor KPK di Jakarta, Rabu (7/12/2022). 

Sekitar pukul 17.33 WIB, Bupati Bangkalan Ra Latif keluar dari Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim untuk menuju ke dalam mobil penyidik KPK yang akan mengantarnya ke Bandar Udara Juanda Surabaya, di Sidoarjo  . 

Kemudian, diikuti oleh kelima Kepala OPD yang terjerat yakni Kepala Dinas PUPR, Wildan Yulianto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Mustakim, Kepala BKPSDA, Agus Eka Leande, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Salman Hidayat, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Hosin Jamili.

Ra Latif mengenakan kemeja lengan panjang warna kuning, berkaca mata dan berpeci hitam. Saat melintasi awak media, Ra Latif memilih mengatupkan kedua telapak tangannya, sebagai tanda permohonan maaf kepada awak media

Politisi berusia 37 tahun itu, memilih untuk irit bicara.

Saat ditanya perihal kasus korupsi yang menjeratnya, ia mengatakan, pihaknya bakal menyampaikannya dalam waktu dekat. 

"Nanti ya," ujarnya seraya menyibak kerumunan awak media, lalu masuk ke sisi kanan pintu penumpang sebuah mobil jenis SUV warna hitam yang terparkir dalam keadaan mesin menyala di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Bupati Bangkalan dan 5 Kepala Dinas Ditangkap KPK, Segera Diterbangkan ke Jakarta

 

Sementara itu, kuasa hukum Ra Latif Suryono Pane mengatakan, kliennya itu menghadiri sebuah panggilan dari KPK untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan kasus korupsi jual beli jabatan, dengan meminjam tempat di salah satu ruangan Gedung Ditreskrimsus Mapolda, sekitar pukul 11.00 WIB. 

"Tidak dijemput, tapi datang ke Mapolda Jatim untuk memenuhi panggilan di Polda pemeriksaan sebagai tersangka di Polda. Gak lama. Gak sampai 30 menit. Lama karena nunggu penerbangan tadi," katanya saat ditemui awak media di depan Gedung Balai Wartawan Bidang Humas Mapolda Jatim. 

Bersamaan dengan pemeriksaan tersebut, sejumlah perwakilan anggota keluarga dari enam orang tersangka tersebut, satu per satu berdatangan. 

Suryont Pane menyebut, keluarga Ra Latif yang tampak hadir, adalah ibunda Ra Latif, dan juga istri Ra Latif.

Istri Ra Latif tampak memakai kerudung pasmina cokelat bermasker warna putih, dan terus menerus menyeka air matanya yang membasahi pipi, selama melihat sang suami dibawa penyidik KPK masuk ke dalam mobil untuk dibawa ke Bandar Udara Juanda. 

Baca juga: Bupati Bangkalan Tersangka KPK, Pegiat Anti Korupsi: Jual Beli Jabatan Sudah Jadi Obrolan Lama

"Dari keluarga yang dampingi tadi minta waktu ke penyidik. Keluarga gak hanya dari bupati tapi juga 5 tersangka lain sebelum proses di Jakarta. Keluarga (Ra Latif) tadi ibu dan istri kedua," jelasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved