Berita Gresik
Tragedi Siswa di Gresik Meninggal seusai Nonton Futsal, Kepala Sekolah: Biar Diurus Panitia
Kepala SMK PGRI 1 Gresik Arif Susanto menyerahkan kepada panitia penyelenggara futsal yang mengakibatkan tewasnya seorang pelajar bernama
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kepala SMK PGRI 1 Gresik Arif Susanto menyerahkan kepada panitia penyelenggara futsal yang mengakibatkan tewasnya seorang pelajar bernama Tegar Baihaqi Al Farist (15), siswa Kelas X SMK PGRI 1 Gresik, warga Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan Kebomas.
"Ya siswa yang meninggal dunia, kita berbelasungkawa dan mendoakan bersama ribuan siswa. Dan memberikan santunan. Soal pertandingan futsal, biar diurus panitia," kata Arif, usai merayakan HUT ke 77 PGRI dan Peresmian Gedung PGRI, Sabtu (17/12/2022).
Secara hukum, Arif menyerahkan ke keluarga dan panitia. "Ya namanya musibah mau bagaimana lagi, tapi ada panitia ada yang bertanggung jawab. Soal belasungkawa, kita segera mendoakan dan memberikan santunan," katanya.
Sementara, teman-teman suporter siswa SMK PGRI 1 Gresik mengatakan, saat kejadian terjatuhnya Tegar Baihaqi Al Farist tidak dalam kondisi berdesak-desakan. Namun, saat merayakan kemenangan dengan naik ke atas pagar tribun lantai II, Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP).
"Karena tidak ada larangan dan keamanan dari panitia, saat merayakan kemenangan, teman saya naik ke pagar tribun. Mungkin terpeleset, akhirnya jatuh ke lantai satu. Jarak lantai satu ke lantai dua sekitar tiga meter," kata seorang teman Tegar yang ikut menonton dan enggan menyebutkan namanya.
Lebih lanjut siswa kelas XI tersebut menambahkan, setelah Tegar terjatuh panitia tidak segera menolong, namun pemain dari SMK PGRI yang langsung menolongnya. "Kemudian, teman saya membawa ke rumah sakit Muhammadiyah menggunakan mobil milik guru SMK Muhammadiyah," imbuhnya.
Dari terjatuh tersebut, Tegar diduga mengalami luka dalam bagian kepala. "Setelah jatuh masih berusaha duduk. Tidak terlihat ada darah. Mungkin luka dalam bagian kepala," imbuhnya.
Atas kejadian ini, Polres Gresik masih meminta beberapa keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldino Prima Wirdan mengatakan, untuk kasus sepak bola futsal masih ditangani di Polsek Gresik. "Masih ditangani Polsek Gresik," kata Aldino kepada wartawan.
Diketahui, ada pertandingan sepak bola futsal antara SMA Muhammadiyah 8 Gresik melawan SMK PGRI 1 Gresik, Kamis (16/12/2022), pukul 19.00 WIB.
Ternyata, saat pertandingan dimenangkan SMK PGRI 1 Gresik, para suporter merayakan kemenangan dengan berbagai kreasi. Sebab, panitia memberikan penilaian kepada para suporter.
Ternyata, salah satu suporter atas nama Tegar dari SMK PGRI 1 Gresik ada yang terjatuh dan meninggal dunia di rumah sakit pada Jumat (16/12/2022), sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.
Baca juga: Kronologi Tukang Bangunan di Lamongan Tewas Kesetrum: Genggam dan Tarik Kabel yang masih Nyala
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribuJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/TRIBUN-Tribun-lantai-II-Gedung-WEP-tempat-siswa-SMK-PGRI-1-Gresik.jpg)