Berita Mojokerto

Awalnya Mengeluh Masuk Angin, Pria asal Kediri Meninggal di Dalam Truk di Jalan Raya Mojosari

pria asal Kediri ditemukan meninggal di dalam truk di tepi Jalan Raya A.Yani Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
ISTIMEWA
Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto melakukan olah TKP kejadian pria meninggal mendadak di dalam Truk yang diparkir di tepi Jalan Raya Desa Pengukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Minggu (18/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Seorang pria asal Kediri ditemukan meninggal di dalam truk di tepi Jalan Raya A.Yani Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu (18/12/2022.

Identitas korban adalah Agus Dwiyono (51) warga Dusun Slumbung, Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.

Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi menjelaskan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya seorang pria yang kondisinya sudah meninggal di dalam Truk AG 9214 UE warna kuning yang diparkir di pinggir jalan sekitar pukul 03.30 WIB.

"Hasil pemeriksaan di TKP korban ditemukan dalam keadaan meninggal dalam posisi duduk di kursi sebelah sopir," jelasnya, Minggu (18/12/2022).

Baca juga: Nobar Piala Dunia, Pria di Blitar Demuitemukan Tewas di Jalan Raya dengan Banyak Luka, CCTV Merekam

Heru mengatakan kronologi kejadian sesuai keterangan saksi yakni Rudi Prasetyo (39) warga Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang sebelumnya ia bersama korban hendak mengirim kayu menuju kawasan NIP Ngoro.

Saat itu, saksi bersama korban menuju Wonosalam untuk memuat kayu di kawasan Wonosalam, Jombang, pada pukul 20.30 WIB.

Setibanya di lokasi sekira pukul 22.00 WIB, korban sempat mengeluh masuk angin dan sempat berobat ke puskesmas terdekat.

Setelah itu, keduanya melanjutkan perjalanan menuju Ngoro Industri namun di tengah perjalanan korban mengeluh sakit sehingga truk berhenti di Jalan Raya Pengukuhan Mojosari.

"Korban merasa tidak enak badan dan muntah-muntah yang mengakibatkan tidak sadarkan diri dan meninggal," bebernya.

Melihat kondisi rekannya tak bernyawa saksi menghubungi keluarga korban dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Mojosari.

Petugas Polsek Mojosari dan Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto tiba di lokasi melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap korban. Polisi tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban.

Hasil pemeriksaan luar petugas medis korban dinyatakan meninggal karena sakit.

"Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Mojosari untuk dilakukan visum luar karena pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan autopsi," ucap Heru.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved