Berita Viral
SOSOK dan Biodata Herlian Muchrim, Wakil Bupati Kaur Jarinya Putus Kena Kembang Api, Kini Operasi
Inilah sosok dan biodata Herlian Muchrim, Wakil Bupati Kaur, Bengkulu yang jarinya putus karena kena kembang api saat merayakan Tahun Baru 2023.
TRIBUNJATIM.COM - Herlian Muchrim Wakil Bupati Kaur, Bengkulu dilarikan ke rumah sakit karena terkena ledakan kembang api saat merayakan malam pergantian Tahun Baru 2023.
Dua jari Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim putus karena terkena ledakan kembang api.
Kabar ini pun langsung viral di media sosial.
Salah satu yang memposting video kembang api meledak di tangan Wakil Bupati Kaur atau Wabup Kaur yakni akun Instagram @jaya.negriku.
"DETIK DETIK KEMBANG API MELEDAK DI TANGAN, WAKIL BUPATI KAUR PROV.
BENGKULU HERLIAN MUCHRIM CEDERA TANGAN," demikian tertulis keterangan dalam video .
Baca juga: Kondisi Terkini Wabup Kaur Bengkulu 2 Jari Hancur Gegara Ledakan Kembang Api, Para Pejabat Berlarian
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
Tampak dalam video tersebut, peristiwa kembang api meledak terjadi tepat di detik-detik awal memasuki tahun 2023, di depan gedung sentra kuliner Kota Bintuhan Kaur.
Wabup bersama Bupati Kaur H Lismidianto, SH, MH, Sekda Kaur, beserta seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) berbaris di bagian depan gedung.
Tampak dalam video, mereka memegang petasan berukuran cukup besar.
Tetiba, petasan yang dipegang Wabup Kaur meledak.
Baca juga: Bangun Tidur, Indra Bekti Langsung Copot Alat Medis di Tangan Saking Ingat Pekerjaan, Dila: Kritis
Sontak saja peristiwa itu langsung memancing kepanikan orang-orang yang melihatnya.
Jerit kepanikan jelas terdengar di momen tak terduga ini.
Sosok Herlian Muchrim, Wabup Kaur, Bengkulu ini pun kini banyak dicari.
Berikut tersaji sosok dan biodata Herlian Muchrim, Wabup Kaur, Bengkulu yang jarinya putus karena ledakan kembang api.
Baca juga: Daftar Lengkap UMP dan UMK Jawa Timur 2023, Kota Surabaya Tertinggi Rp4.525.479, Terendah di Sampang
Sosok Herlian Muchrim, Wabup Kaur
Herlian Muchrim merupakan politisi kelahiran, Bintuhan, 15 Januari 1977.
Ia saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kaur, Bengkulu.
Seperti dilansir dari TribunSumsel.com dalam artikel 'Profil Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim, Alami Luka Berat Terkena Ledakan Petasan, Dua Jari Putus'.
Sebelum menjabat Wabup Kaur, Herlian Muchrim sempat menjabat posisi sebagai Ketua Komisi I DPRD KAUR dua periode 2009-2014, kemudian berlanjut 2014-2015.
Baca juga: TERPOPULER JATIM Kecelakaan di Kabupaten Malang Meningkat - Alun-alun Tulungagung Jadi Tempat Wisata
Berikut adalah motivasi dan target sasaran dari Herlian Muchrim sesuai diambil dari halaman kpu:
Motivasi:
Memajukan Masyarakat Bengkulu Selatan dan Kaur yang lebih baik lagi
Biodata Herlian Muchrim, Wabup Kaur (melansir dari kaurkab.go.id)
- Nama Lengkap : HERLIAN MUCHRIM, S.T.
- Tempat TanggaI Lahir : Bintuhan, 15 Januari 1977
- Jenis Kelamin : LAKI – LAKI
- Kebangsaan : INDONESIA
- Alamat Tempat Tinggal : Desa air dingin, kecamatan kaur selatan
- Agama : ISLAM
- Pekerjaan/Jabatan : wakil BUPATI Kabupaten Kaur
- Pendidikan Terakhir : S1
- Riwayat Pekerjaan/Jabatan :
1) DPRD KAUR – Ketua Komisi I 2009-2014
2) DPRD KAUR – Ketua Komisi I 2014-2015
Kondisi Herlian Muchrim
Tepat setelah kembang api tersebut meledak, Herlian Muchrim dilarikan ke RSUD M Yunus Kota Bengkulu.
Dua jari tangan bagian kanan miliknya luka serius saat berpesta kembang api di malam Tahun Baru 2023, Sabtu (31/12/2022) malam.
Baca juga: Sosok Gubernur Khofifah yang Kantornya Digeledah KPK, Karir Mantan Menteri hingga Harta Versi LHKPN
Ledakan kembang api atau petasan tersebut mengakibatkan luka bakar yang serius.
Dua jari Herlian Muchrim putus terkena ledakan kembang api, hingga harus menjalani tindakan operasi.
"Iya benar, pak Wabup saat ini masih operasi.
Mohon doa kesembuhan beliau," ujar Kepala Diskominfo SP Kaur, M. Jarnawi M.Pd ketika dihubungi Tribunbengkulu.com.
Ledakan Kembang Api itu membuat kedua tangan Wabup Kaut mengalami cedera serius akibat luka bakar.
Menurutnya, kondisi Wabup Kaur ini relatif stabil.
"Untuk kondisi pak Wabup nanti updatenya disampaikan.
Sekarang lagi menjalani operasi, mohon doanya," ungkap Kepala Diskominfo SP Kaur, M. Jarnawi M.Pd.
Keterangan polisi
Diketahui Wakil Bupati (Wabup) Kaur terkena ledakan kembang api, Sabtu (31/12/2022) hingga harus dibawa ke rumah sakit.
Menyusuri hal ini, polisi pun membuka suara dan memastikan tidak ada unsur pelanggaran pada insiden ini.
Selain itu, tragedi yang dialami Wabup Kaur di malam perayaan Tahun Baru 2023 ini murni sebuah kecalakaan.
Baca juga: Gegara Makanan, Janda Tewas Dibunuh Anak Kandung Sendiri yang Tersinggung, Pelaku sempat Alami Karma
Hal tersebut dikatakan oleh Kombes Pol Sudarno, Kabid Humas Polda Bengkulu.
Sebab itu, pihak kepolisian memastikan tidak ada tindak pidana dalam kejadian tersebut.
"Pelanggarannya nggak ada, tindak pidananya tidak ada, karena itu bentuk kecelakaan.
Karena ini kembang api, dan kembang api itu ada izinnya dan diperbolehkan, sehingga tidak ada di sana unsur tindak pidananya," ungkap Sudarno saat diwawancarai di ruangan kerjanya, Senin (2/1/2023).
Berbeda hal jika yang saat itu meledak di tangan Wabup Kaur adalah petasan, yang memang dilarang penggunaannya.
Kelas jika hal tersebut terjadi maka akan ada tindak pidananya, dan akan ada penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
"Kalau untuk kembang api, memang boleh, distributor juga di Bengkulu ini ada izinnya. Jadi untuk pelanggaran aturannya tidak ada, yang ada ini mungkin kurang hati-hati," ujar Sudarno.
Seharusnya untuk kembang api yang berbentuk tabung tersebut menurut Sudarno, penggunaannya memang lebih baik jika tidak dipegang dengan menggunakan tangan.
Melainkan kembang api tersebut diikat di suatu tempat, sehingga jika ada kembang api yang termasuk gagal produksi, maka tidak membahayakan.
Sehingga dengan adanya kejadian ini, diharapakan akan bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat.
Agar dalam penggunaan kembang api, terutama yang jenis tabung, agar tidak dipegang langsung saat menyalakannya.
Lebih baik mencari tempat yang aman, yang bisa dijadikan tempat meningkat kembang api tersebut, baru kemudian kembang apinya dinyalakan.
"Makanya kita mengimbau juga kepada masyarakat, yang menggunakan kembang api yang cukup besar, jangan dipegang, harusnya diikat di satu tempat atau di tiang.
Sehingga jika ada yang gagal produksi seperti itu tidak membahayakan orang," kata Sudarno.
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id
Berita Viral dan Berita Jatim lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Herlian-Muchrim-Wakil-Bupati-Kaur-jarinya-putus.jpg)