Berita Jatim

Penguatan Potensi Tembakau di Jawa Timur, DPRD Bersama Pemprov Godok Raperda Pertembakauan

DPRD Jatim bersama Pemprov saat ini tengah menggodok rancangan peraturan daerah (Raperda) Pengembangan dan Pelindungan Pertembakauan di Jawa Timur.

ISTIMEWA
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad bicara soal raperta pertembakauan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPRD Jatim bersama Pemprov saat ini tengah menggodok rancangan peraturan daerah (Raperda) Pengembangan dan Pelindungan Pertembakauan di Jawa Timur.

Produk hukum yang tengah digodok sejak beberapa waktu terakhir ini nantinya diharapkan dapat memberikan penguatan pada potensi tembakau di Jawa Timur. 

Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad mengungkapkan, raperda ini diapresiasi lantaran termasuk progresif lantaran belum ada undang-undang terkait pertembakauan. Sebab, menurut Sadad potensi tembakau di Jawa Timur sangat luar biasa. 

"Sehingga perlu penataan, perlu penguatan, agar petani tembakau berdaya," kata Sadad seusai rapat paripurna yang membahas lanjutan Pengembangan dan Pelindungan Pertembakauan di Jawa Timur, Senin (30/1/2023). 

Disisi lain, Sadad mengatakan, selama ini juga ada stereotipe bahwa setoran cukai yang besar kepada pemerintah namun yang kembali ke Jawa Timur tidak sebanding. Sehingga, juga diharapkan hal ini jadi perhatian. 

Baca juga: Harga Tembakau Naik, Petani di Probolinggo Kecipratan Berkah, Sentuh Rp 56 Ribu per Kg

"Karena itu, kita minta supaya dana DHBCT atau dana bagi hasil cukai hasil tembakau itu benar-benar diefektifkan untuk mendidik dan membuat mereka lebih berdaya," ujarnya. 

Sadad tak memungkiri persoalan tembakau selama ini cenderung klise. Bahwa tembakau di Jawa Timur diakui berkualitas bahkan hingga diekspor, namun para petani tembakau masih kerap dihantui jatuhnya harga saat panen. 

"Yang begitu kita ingin atur agar mereka juga sejahtera. Sehingga, kita berharap ini jadi suatu terobosan materi substansi yang nanti dibahas oleh dewan bersama eksekutif bisa menjadi suatu sumbangan pemikiran untuk lebih mensejahterakan mereka," urai Sadad

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved