Berita Terpopuler

TERPOPULER JATIM: Rumah 1 Keluarga di Situbondo Tertimpa Pohon - Pria Blitar Tertabrak Kereta Barang

3 berita Jatim terpopuler, Kamis (9/2/2023): rumah roboh tertimpa pohon Situbondo - pria tewas tertabrak kereta api di Kota Blitar.

Tayang:
Editor: Hefty Suud
Kolase TRIBUNJATIM.COM/IZI HARTONO - ISTIEWA
Anggota Polsek dan warga sekitar saat gotong royong di rumah ambruk tertimpa pohon milik pasutri Kabupaten Situbondo. - Petugas mengevakuasi tubuh korban yang tewas tertabrak kereta api dari lokasi kejadian untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, Rabu (8/2/2023). 

TRIBUNJATIM.COM - Kumpulan berita peristiwa yang terjadi di Jawa Timur (Jatim) tersangkum dalam berita terpopuler Jatim Kamis, 9 Februari 2023.

Pertama tersaji berita tentang rumah pasangan suami istri (pasutri) warga Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, rumah roboh tertimpa pohon, Selasa (07/02/2023) malam. 

Ada juga berita mengenai pria tewas tertabrak kereta api (KA) barang di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (8/2/2023).

Selanjutnya berita pengunduran diri Robert Simangunsong sebagai Ketua DPD Partai NasDem Surabaya.

Berikut selengkapnya berita terpopuler Jatim hari ini, Rabu (8/2/2023) di TribunJatim.com.

Baca juga: Sopir Audi A6 Tewaskan Selvi Dipaksa Ngaku Salah, Kakak Tak Terima Adik Dijadikan Kambing Hitam

Baca juga: Pantas Mantap Gugat Cerai Venna Melinda, Ferry Irawan Ternyata Ngamuk Dituding Matre dan Mokondo

Baca juga: Bawa Selingkuhan yang Sekarat, Istri Minta Suami di Karawang Habisi Korban, Cinta Segi Empat Pilu

 

1. Nasib Tragis Rumah Satu Keluarga di Situbondo Roboh Tertimpa Pohon, Terkuak Kondisi Pilu sang Ayah

Anggota Polsek dan warga sekitar saat gotong royong di rumah warga yang ambruk tertimpa pohon.
Anggota Polsek dan warga sekitar saat gotong royong di rumah warga yang ambruk tertimpa pohon. (TRIBUNJATIM.COM/IZI HARTONO)

Setelah diguyur hujan yang disertai angin kencang, rumah pasangan suami istri (pasutri) warga Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, rumah roboh tertimpa pohon, Selasa (07/02/2023) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Akibat insiden tersebut, saat korban pemilik rumah meninggal dunia dan dua korban luka luka.

Pada saat hujan turun deras, korban Arfandi (40) bersama istilrinya Ningsih (35) serta anaknya bernama Ridwan (14) sedang berada di dalam rumahnya.

Namun saat angin kencang, tiba tiba pohon yang ada di samping bengkelnya itu roboh dan menimpanya.

Ketiga korban yang ada dalam rumah tidak bisa menyelamatkan diri, sehingga ikut tertimbun atan bangunan rumah dan bengkel serta pohon yang tumbang tersebut.

Baca juga: Warga Curiga Mama Muda di Madiun Tutup Pintu Rumah 4 Hari, saat Didobrak Masuk Hutan, Bayi di Tungku

Warga yang mendengar suara pohon tumbang mengenai keluarga Arfandi, bergegas berdatangan dan langsung berusaha melakukan pencarian keberadaan pemilik rumah itu.

Upaya warga berhasil menemukan Arfandi dalam kondisi pingsan tertimbun bangunan rumah dan warungnya, sedangkan istri serta anaknya ditemukan dalam kondisi sadar.

Selanjutnya oleh warga korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa Arfandi tidak tertolong dan meninggal dunia.

Kapolsek Panarukan, AKP Efendi Nawawi membenarkan insiden rumah ambruk menyebabkan satu keluarga tertimpa pohon dan satu keluarga tertimpa bangunan rumah.

Baca selengkapnya

2. Pria di Blitar Tewas Tertabrak Kereta Barang, Tubuh Terpental, Diduga Alami Gangguan Pendengaran

Petugas mengevakuasi tubuh korban yang tewas tertabrak kereta api dari lokasi kejadian untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, Rabu (8/2/2023).
Petugas mengevakuasi tubuh korban yang tewas tertabrak kereta api dari lokasi kejadian untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, Rabu (8/2/2023). (ISTIMEWA)

Seorang pria tewas tertabrak kereta api (KA) barang di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (8/2/2023).

Tubuh pria yang diketahui bernama Naryo (51), warga Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, itu ditemukan tergeletak dalam kondisi meninggal dunia di area sawah milik warga di lokasi.

Diduga, tubuh korban terpental setelah tersambar kereta api yang melintas di lokasi.

"Kami mendapat informasi dari masyarakat ada orang meninggal dunia diperkirakan terserempet kereta api barang di Kelurahan Gedog siang ini," kata Kapolsek Sananwetan Polres Blitar Kota, Kompol Wahyu Satriyo Widodo di lokasi kejadian.

Wahyu mengatakan belum mengetahui secara detail kronologi peristiwa orang meninggal dunia diduga terserempet kereta api di lokasi.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Tewasnya Mahasiswa Politeknik Pelayaran, Korban Bukan Tewas karena Terpeleset

"Informasinya orang Kelurahan Bendogerit. Detailnya kronologinya kami belum tahu, masih dalam penyelidikan. Sementara, kami mengevakuasi korban dari lokasi untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar," ujarnya.

Salah satu warga, Hari Masuji mengatakan korban merupakan pemulung yang biasa memilah sampah di tempat penampungan sementara (TPS) sampah di Perumahan BTN Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Lokasi korban meninggal dunia juga berapa di belakang TPS Perumahan BTN Kelurahan Gedog.

Menurut Hari, korban bernama Naryo, warga Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

"Tiap hari, korban bersama saya memilah sampah di TPS BTN Gedog. Tapi, saya tadi tidak tahu waktu korban tertabrak kereta api," kata Hari.

Baca selengkapnya

3. Robert Simangunsong Mundur dari Jabatan Ketua Partai NasDem Surabaya, Ini Respons Mantan Pengurus

Ketua DPD Nasdem Surabaya, Robert Simangunsong saat menunjukkan Surat Keputusan Usulan Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Azrul Ananda yang akan Disetorkan ke Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin.
Ketua DPD Nasdem Surabaya, Robert Simangunsong saat menunjukkan Surat Keputusan Usulan Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Azrul Ananda yang akan Disetorkan ke Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin. (TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI)

Mantan Wakil Ketua DPD Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai NasDem Surabaya, Onny Philippus mengaku telah mengetahui perihal pengunduran diri Robert Simangunsong sebagai Ketua DPD Partai NasDem Surabaya.

Onny Philippus sebelumnya menyatakan mundur bersama 7 pengurus lainnya lantaran tak sejalan dengan kepemimpinan Robert Simangunsong.

Namun, Onny Philippus enggan berkomentar lebih jauh menanggapi keputusan mundur Robert Simangunsong.

Dia hanya memastikan sudah mendengar kabar mundurnya Robert sebagai Ketua DPD Partai NasDem Surabaya.

"Sudah (mengetahui)," kata Onny saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat, Rabu (8/2/2023).

Baca juga: Soal Kursi Ketua NasDem Surabaya Lowong, Pengamat Beri Pesan Khusus: Sebaiknya Jalan Tengah

Dikonfirmasi terpisah, mantan pengurus Partai NasDem Surabaya yang lain, Gunawan mengaku juga telah mengetahui kabar mundurnya Robert.

Hanya saja, dia tidak mengetahui persis alasan yang memicu Robert hingga harus mundur.

"Tapi, tentu kami doakan kak Robert bisa sukses dimanapun," ujar Gunawan.

Sebelumnya diberitakan, Robert Simangunsong memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Surabaya.

Hal ini sebagaimana surat pengunduran diri Robert yang telah dikirimkan kepada DPW Partai NasDem Jawa Timur, Selasa (7/2/2023) kemarin.

Baca selengkapnya

---

Berita Jatim dan Berita Viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved