MotoGP
5 Fakta Menarik MotoGP Argentina 2023, Cuma Diikuti 17 Pembalap hingga Kemenangan Perdana Tim Rossi
Inilah 5 fakta menarik MotoGP Argentina 2023, cuma diikuti 17 pembalap hingga jadi kemenangan perdana Tim Rossi.
TRIBUNJATIM.COM - MotoGP Argentina 2023 memberi kejutan dengan penampilan gemilang para pembalap yang tadinya kurang diperhitungkan.
Pada balapan yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu (2/3/2023), Pembalap Mooney VR46, Marco Bezzecchi berhasil menjadi pemenang.
Marco Bezzecchi tampil dominan dalam balapan yang berlangsung di tengah guyuran hujan tersebut, hingga finis 4 detik di depan runner-up, Johann Zarco (Prima Pramac).
Ini menjadi kemenangan pertama Marco Bezzecchi di kelas utama.
Pembalap berambut keriwil tersebut memang sudah digadang-gadang bakal tampil menggigit menyusul musim debut yang impresif.
Akan tetapi, kemenangan Marco Bezzecchi bukan satu-satunya hal menarik dari MotoGP Argentina 2023.
Berikut BolaSport.com Rangkum 5 Fakta Menarik MotoGP Argentina 2023:
1. Cuma 17 Pembalap
Balapan MotoGP Argentina 2023 hanya diikuti 17 pembalap dari 22 pembalap reguler yang berkompetisi di MotoGP musim ini.
Joan Mir (Repsol Honda) menjadi pembalap terkini yang tumbang karena cedera pada tulang tengkorak dan tulang servikal atau leher.
Mir mengalami highside crash saat lomba sprint. Dia terpelanting dari motornya di belakang Fabio Di Giannantonio (Gresini Racing) yang juga hampir terjatuh.
Juara Dunia satu kali itu menjadi pembalap kelima yang absen dari lomba hanya ketika MotoGP 2023 baru melangsungkan dua seri.
Marc Marquez (Repsol Honda), Miguel Oliveira (CryptoDATA RNF), Enea Bastianini (Ducati Lenovo), dan Pol Espargaro (GASGAS Tech3) lebih dahulu menepi.
Keempatnya mengalami cedera karena insiden saat seri pembuka MotoGP Portugal. Khusus Bastianini, dia senasib dengan Mir karena mengalami bencana saat lomba sprint.
Baca juga: Sosok Marco Bezzecchi, Murid Valentino Rossi yang Raih Kemenangan Pertama di MotoGP Argentina 2023
2. Bezzecchi Gemilang
Bezzecchi sudah menunjukkan kecepatan yang impresif sejak sesi latihan pada hari pertama, Jumat (31/3/2023).
Beberapa pembalap pun sudah menjagokannya untuk menang, termasuk Aleix Espargaro (Aprilia Racing) yang tahun lalu memenangi balapan di Negeri Tango ini.
Setelah merebut posisi kedua saat kualifikasi, Bezzecchi tampil kuat saat lomba sprint dengan menekan pemenang lomba, Brad Binder (Red Bull KTM).
Prediksi ini terbukti saat lomba, di mana Bezzecchi tak tersentuh sejak memimpin di tikungan pertama.
Bezzecchi mengaku sempat cemas saat hujan turun jelang lomba. Namun, feeling bagus saat warm up membuatnya percaya diri lagi.
"Feeling-nya luar biasa. Saya mulai percaya lagi dan berpikir bahwa saya bisa melakukannya," ujar Bezzecchi.
"Saya menikmati lombanya dan sangat, sangat, fokus. Semuanya berjalan dengan baik. Ini perjalanan yang panjang," lanjutnya.
Baca juga: Klasemen MotoGP 2023, Marco Bezzecchi Geser Francesco Bagnaia di Puncak, Johann Zarco Naik 2 Tingkat
3. Kemenangan Perdana Tim Rossi
Ini bukan hanya kemenangan perdana bagi Bezzecchi, tetapi juga kemenangan perdana bagi tim VR46 di kelas para raja dan Ducati di Sirkuit Termas de Rio Hondo.
Mengenai VR46, tim bentukan legenda balap, Valentino Rossi, sudah tampil menjanjikan sejak penampilan perdana tahun lalu.
Dalam debutnya, tim satelit Ducati ini mencetak podium pertama dan pole position pertama melalui Bezzecchi. Luca Marini juga tampil oke dengan konsistensinya.
Catatan kemenangan ini makin menarik karena The Doctor masih memegang rekor lap tercepat terbanyak pada balapan MotoGP Argentina.
Seperti halnya ketika Rossi merayakan kemenangannya dengan mengenakan jersey tim nasional sepak bola Argentina, Bezzecchi melakukan hal yang sama.
Bedanya penghormatannya bukan untuk Diego Maradona tetapi Lionel Messi.
"Messi adalah GOAT seperti halnya Vale (Rossi) di dunia motor," ujarnya.
4. Sapu Bersih Tim Satelit
Kejutan lain dari MotoGP Argentina adalah bagaimana posisi tiga besar dikuasai pembalap-pembalap dari tim pabrikan.
Melengkapi posisi tiga besar adalah Johann Zarco dan pole sitter, Alex Marquez (Gresini Racing).
Zarco menjadi pembalap terakhir yang bergabung dalam pesta setelah berhasil memperbaiki posisi dari baris tengah.
Zarco menyalip Franco Morbidelli (Monster Energy Yamaha), pembalap tim pabrikan terdepan, untuk posisi ketiga sebelum menyalip Marquez.
Menurut penyusun buku statistik MotoGP, Martin Raines, ini merupakan sapu bersih pembalap tim satelit pertama di kelas premier sejak GP Malaysia 1996.
Saat itu para penghuni podium juga berasal dari pabrikan yang sama.
Jika kemarin semuanya adalah penunggang Ducati, 27 tahun yang lalu adalah Honda dengan urutan Luca Cadalora, Alex Barros, dan Carlos Checa.
5. Para Jagoan di Belakang

Situasi sebaliknya terjadi di tiga posisi paling belakang yang justru dihuni oleh pembalap-pembalap yang difavoritkan dalam perburuan gelar.
Mereka adalah Aleix Espargaro (Aprilia Racing) di posisi ke-15, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) di posisi ke-16, dan Brad Binder (Red Bull KTM) di posisi ke-17.
Espargaro merupakan pemenang GP Argentina 2022. Bagnaia merupakan juara bertahan MotoGP dan pemenang seri pertama musim ini.
Binder? Pembalap yang biasanya tampil kuat pada hari Minggu itu malah merana hanya sehari setelah memenangi lomba sprint.
Baik Binder dan Bagnaia turun ke posisi belakang karena terjatuh dari motornya. Bagnaia paling apes karena terjatuh saat sudah merebut posisi kedua.
Adapun Espargaro mengalami masalah grip setelah beberapa lap sehingga membuat awalan bagusnya menjadi sia-sia.
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com
MotoGP Argentina 2023
pembalap Mooney VR46
Marco Bezzecchi
Johann Zarco
Joan Mir
Aleix Espargaro
TribunJatim.com
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
jatim.tribunnews.com
Situs Judi Online Tampil di Livery Motor Aprilia yang Dipakai Jorge Martin di MotoGP 2025 |
![]() |
---|
Marc Marquez Luapkan Kecewa di MotoGP Mandalika 2024, Persoalkan Pemadam Kebakaran Tak Tepat Waktu |
![]() |
---|
Alasan Marc Marquez Gagal Patahkan Kutukan di MotoGP Sirkuit Mandalika, Bukan Masalah Mesin |
![]() |
---|
Momen Pecco Bagnaia Motornya Distut Marc Marquez Akibat Kehabisan Bensin di MotoGP Mandalika 2024 |
![]() |
---|
Jadwal MotoGP Aragon 2024, Pembuktian Marc Marquez dan Upaya Persaingan Bagnaia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.