Berita Viral

Stiker Barcode QRIS Masjid Diganti, Aksi Pria Kepergok CCTV, Waspada Modus Baru Penipuan Lewat Infaq

Aksi pria ganti stiker barcode QRIS kepergok CCTV, waspadai modus penipuan baru lewat infaq masjid!

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Instagram/redasamudera.id
Aksi pria ganti stiker barcode QRIS di kotak amal, waspada modus baru penipuan lewat infaq 

TRIBUNJATIM.COM - Aksi pria yang mengganti barcode QRIS di kotak amal kepergok CCTV hingga viral di media sosial.

Tindakan pria tersebut pun dicurigai menjadi modus baru penipuan lewat infaq dengan mengganti stiker barcode QRIS.

Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) pun mewaspadai modus baru penipuan ini.

Lantas seperti apa yang terjadi?

Baca juga: Warga Heran Rumah Mewah di Duren Sawit Selalu Sepi Ternyata Isi 20 WNA Penipu, Kaget Gang Diserbu

Memang tak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi membawa dampak positif dan negatif di berbagai aspek, termasuk dalam menyalurkan sedekah.

Yakni lewat kehadiran teknologi QRIS, membuat banyak orang mudah dalam bertransaksi tanpa menggunakan uang cash.

Termasuk dalam urusan bersedekah atau berinfaq. 

QRIS mempermudah masyarakat untuk mengirim sejumlah uang atau membayar tanpa pakai uang cash.

QRIS kemudian diadaptasi di berbagai tempat, termasuk masjid, untuk menampung dana masyarakat.

Termasuk untuk bersedekah ke kotak amal masjid secara online.

Namun sayang, seorang oknum tak bertanggung jawab menyalahgunakan fungsi QRIS.

Alih-alih berinfaq untuk masjid, seorang pria malah bak mencari untung dengan adanya QRIS.

Pria tersebut tersebut kepergok CCTV mengganti barcode QRIS yang lama dengan stiker QRIS yang ia bawa.

Dengan begitu, uang yang dikirim oleh orang yang bersedekah akan otomatis masuk ke dalam rekening pelaku.

Ya, dengan penggantian barcode Qris kotak amal, otomatis transfer uang infaq dari jamaah atau umat seketika masuk rekening pelaku. 

Itulah yang membuat DKM dan umat Islam wajib wajib memahami modus baru penipuan lewat kotak amal masjid yang sedang ramai dibahas di medsos.

Hal itu seperti terlihat dari unggahan di akun @redasamudera.id, Senin (10/4/2023).

Seorang oknum tak bertanggung jawab terciduk menjalankan aksinya di Masjid Nurul Iman Blok M Square, Jakarta Selatan, lt 7.

Setelah melancarkan aksi, oknum tersebut melanjutkan aksinya di Masjid Kalibata Jakarta.

Saat berada di Masjid Nurul Iman, oknum naik perlahan ke lantai atas menuju sejumlah kotak amal.

Kemudian pria dengan baju hem warna gelap dan berkacamata tersebut menempelkan sejumlah barcode QRIS di atas kotak amal masjid.

Ia menempelkannya di bagian atas kotak sehingga mudah untuk dilihat para jemaah.

Setelah semuanya tertempel, oknum tersebut kemudian pergi.

Baca juga: Video TKW Ditagih Denda Rp9 Juta usai Beli Gamis Rp200 Ribu Viral, Pihak Bea Cukai: Penipuan

Unggahan @redasamudera.id ini kemudian menuai berbagai respons netizen.

Banyak netizen yang tak habis fikir dengan tindakan oknum tersebut.

dilalubiss: pak tolong segera di tangkep,dia sudah banyak menipu org..saya salah satu korban dan banyak lagi,dulu dia bisnis properti tp nyatanya rumahnya tidak di bangun2.

adeerr: Sy cek di qris ternyata seniat itu dia nama rekeningnya juga restorasi masjid tapi lokasi di medan. Tapi dia nyebar stiker di jaksel..

gabonrangga: Tinggal scan aja a.n siapa ? Pakai akun bank apa ? Laporkan aja ke polisi tindak penipuan

syatibee: Haduh rapih orang nya, seperti terpelajar

ibnu.sanen: The real gaya elit ekonomi sulit.

Modus baru penipuan dengan mengganti barcode QRIS infaq di Masjid Nurul Iman Blok M Square
Modus baru penipuan dengan mengganti barcode QRIS infaq di Masjid Nurul Iman Blok M Square (Instagram)

Sementara itu aksi maling kotak amal di Masjid Baitul Muttaqin, Dukuh Sukosari, Desa Kapuran, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, berhasil digagalkan warga.

Kamera CCTV merekam aksi maling, dan video menyebar dari satu pesan WhatsApp ke pesan lainnya..

Video itu pun disebar melalui akun Instagram @ponorogo.update.

Dalam video berdurasi satu menit tersebut, terlihat seorang maling yang mengambil kotak amal terbuat dari kayu.

Aksi maling terbilang nekat, karena mengangkat kotak amal yang ukurannya cukup besar dan mengikatnya di belakang motor yang dibawanya.

Namun aksi tersebut gagal, pasalnya pemuda di sekitaran masjid kadung memergoki.

"Akhirnya kotak amalnya dijatuhkan di barat masjid," ujar salah satu pemuda masjid Baitul Muttaqin, Muhammad Makruf, Sabtu (25/3/2023).

Baca juga: Maling di Kota Malang Ambil Wudhu Sebelum Kuras Isi Kotak Amal Musala

Dia menjelaskan, aksi terjadi pada Jumat (24/3/2023), pukul 01.00 WIB.

Saat itu si pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Beat, mau pergi membawa kotak amal.

Akan tetapi, kata dia, ada yang memergoki, lalu diteriaki oleh pemuda.

Karena takut, maling menjatuhkan kotak amal di barat masjid.

"Ada beberapa anak muda sekitaran masjid yang kejar tapi tidak keburu."

"Dicek di CCTV juga terekam aksinya saat maling itu," kata Makruf ketika dihubungi TribunJatim.com.

Dia menjelaskan bahwa posisi kotak amal memang tidak menempel.

Sehingga hal ini memudahkan untuk mengambil.

Tangkapan layar aksi maling di Masjid Kapuran Ponorogo Gagal, Buang Kotak Amal ke Sebelah Masjid, Terekam CCTV
Aksi maling di Masjid Kapuran Ponorogo gagal, buang kotak amal ke sebelah masjid, terekam CCTV (ISTIMEWA)

Untuk isi, jelas dia, tidak terlalu banyak.

Dia memperkirakan isi dari kotak amal kurang lebih Rp200 ribu.

Pasalnya dari takmir Masjid Maiful Muttaqin selalu rutin membongkar.

"Ini kejadian kedua kalinya. Dulu pernah tapi sebelum masjid direnovasi. Dan kejadian yang pertama sudah sangat lama," bebernya.

Sementara Kapolsek Badegan, AKP Haryono menjelaskan, dirinya belum mengetahui kejadian tersebut.

Lantaran tidak ada laporan tentang hilangnya kotak amal di Masjid Baitul Muttaqin, Dukuh Sukosari, Desa Kapuran, Kecamatan Badegan, Ponorogo.

"Gak ada laporan mbak (pencurian kotak amal)," ungkap AKP Haryono singkat melalui pesan WhatsApp.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved