Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Jatim

Cara Warga Probolinggo Lestarikan Ciri Khas Daerah, Gelar Pentas Seni Musik Islami

Syarif Hidayatullah mengatakan acara musik islami ini diadakan sebagai wujud ciri khas daerah Bucor Wetan yang masih kental dengan nuansa hiburan

Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Cara warga Probolinggo lestarikan ciri khas daerah, gelar pentas seni musik Islami 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO-Sukarelawan Gus Gus Nusantara (GGN)  terus menggelar kegiatan positif untuk masyarakat di berbagai daerah.

Salah satunya dengan menggelar pentas seni musik Islami di Desa Bucor Wetan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur pada Sabtu (17/6/2023) malam.

Koordinator Daerah GGN Probolinggo, M Syarif Hidayatullah mengatakan acara musik islami ini diadakan sebagai wujud ciri khas daerah Bucor Wetan yang masih kental dengan nuansa hiburan keislaman.

"Melihat dari background dan tradisi yang ada di sini masyarakat Probolinggo dan khususnya Bucor Wetan, tradisinya itu memang senang musik islami," ujar Syarif.

"Dan ketika ada kegiatan apapun, baik itu nikahan dan lainnya masyarakat sini itu undangnya seni-seni islami. Orkes itu kurang menarik untuk masyarakat sini, ketika ngundang orkes malah acaranya sepi," lanjut dia.

Syarif menjelaskan, musik islami menjadi hiburan favorit warga. Tak hanya untuk mengisi kegiatan keagamaan, tetapi juga untuk memeriahkan berbagai helat seperti pesta pernikahan dan lainnya.

Ia berharap, pentas seni musik islami ini bisa menjadi wadah untuk menyatukan masyarakat setempat. Dengan demikian, ukhwah islamiyah antarwarga dapat terjalin dan makin erat.

"Harapannya dengan adanya acara ini masyarakat yang pertama dapat terhibur, ungkap Syarif.

Baca juga: Inilah Profil Grup Musik Islami Debu yang Terlibat Kecelakaan Maut di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo

Sebagaimana diketahui, di sela-sela acara juga diselenggarakan doa bersama untuk kemakmuran negeri.

Menurut dia, warga sangat antusias mengikuti pentas seni tersebut. Bahkan warga kecamatan lainnya pun turut berdatangan untuk hadir meramaikan.

"Kalau antusias warga sangat tinggi, dari kecamatan dari desa sebelah itu juga ikut datang. Untuk mempererat keislaman itu poin penting yang harus kami laksanakan malam ini," imbuhnya.

Salah seorang peserta bernama Abdul Kahar (26) menilai bahwa masyarakat antusias mengikuti helat tersebut. Ia juga sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan sukarelawan, yaitu berupa alat musik hadrah.

"Kami sebagai masyarakat khususnya Kabupaten Probolinggo sangat antusias dengan adanya kegiatan ini," ucap Abdul.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved