Menu Diet
7 Khasiat Bunga Telang Bisa Turunkan Berat Badan, Perlu Diolah Baik-baik agar Tak Ada Efek Samping
Inilah 7 khasiat bunga telang, salah satunya menurunkan berat badan. Namun, jika tak dikelola dengan benar, bunga ini punya efek samping!
TRIBUNJATIM.COM - Berat badan menurun adalah salah satu khasiat bunga telang.
Selain itu, ada enam khasiat lainnya, loh.
Sebab itu, tanaman ini cocok dikonsumsi sebagai menu diet atau sekadar menjaga pola hidup sehat.
Namun, kamu harus tahu cara mengolah bunga telang dengan benar.
Pasalnya, bunga yang disebut butterfly pea dalam bahasa Inggris ini punya sisi negatif alias efek samping.
Yuk, simak penjelasan lebih lengkap di bawah ini!
Baca juga: JATIM TERPOPULER Orang Tua Siswa Terpaksa Beli Seragam Mahal - Temuan Polisi di Rumah Ibu Bunuh Anak
Informasi seputar berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com
1. Meningkatkan fungsi kognitif
Bunga telang atau Clitoria ternatea adalah nootropik alami. Artinya, tanaman ini berpotensi membantu meningkatkan fungsi kognitif manusia.
Fungsi kognitif sendiri merupakan fungsi kompleks pada otak yang melibatkan aspek memori, perhatian, perencanaan, nalar serta strategi berpikir.
Sebuah ulasan pada 2015 menemukan, khasiat bunga telang mungkin termasuk meningkatkan pembelajaran dan ingatan, meski uji coba yang lebih klinis masih diperlukan.
Tak hanya itu, bunga telang mengandung asetilkolin, yang merupakan salah satu nutrisi penambah otak terbaik.
2. Menstabilkan gula darah
Dilansir dari laman Healthline, khasiat bunga telang selanjutnya adalah membantu mengurangi risiko diabetes dan gejalanya.
Manfaat ini terbukti melalui penelitian terhadap 15 pria yang terbit pada 2018 silam.
Hasil penelitian menunjukkan, mengonsumsi minuman yang mengandung ekstrak bunga telang meningkatkan kadar antioksidan serta mengurangi kadar gula dan insulin.
Di sisi lain, studi pada 2015 turut melaporkan, sifat antioksidan dari bunga telang melindungi tubuh dari kerusakan sel dan komplikasi akibat diabetes.
3. Menurunkan berat badan
Bunga yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai butterfly pea juga terbukti membantu menurunkan berat badan.
Misalnya dalam penelitian pada 2019, ekstrak bunga telang dapat memperlambat pembentukan sel lemak dengan mengatur jalur tertentu yang terlibat perkembangan sel.
Selain itu, kandungan ternatin dalam bunga ini turut memblokir sintesis sel-sel lemak dalam tubuh.
4. Menyehatkan kulit dan rambut
Kulit dan rambut menjadi bagian tubuh yang turut merasakan khasiat bunga telang.
Adapun manfaat ini, salah satunya terbukti dengan sebuah studi pada 2021, yang menunjukkan bahwa bunga telang membantu meningkatkan hidrasi kulit sampai 70 persen.
Penelitian pada 2012 juga menemukan, bunga telang lebih efektif dalam meningkatkan pertumbuhan rambut daripada minoxidil, obat perangsang pertumbuhan rambut.
5. Mengurangi risiko hipertensi
Bagi seseorang dengan riwayat hipertensi, konsumsi bunga telang membantu menurunkan tekanan darah.
Menurut Kementerian Kesehatan, hal ini lantaran adanya senyawa antosianin yang mengurangi kekauan arteri atau pembuluh nadi.
Semakin kaku arteri, maka semakin sulit darah mengalir, sehingga mengakibatkan tekanan darah tinggi.
Apabila dibiarkan terus-menerus, kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.
6. Memperbaiki suasana hati
Minum teh bunga telang dipercaya memiliki efek penghilang stres yang membantu mengurangi gejala kecemasan dan depresi.
Bunga ini juga bermanfaat untuk menyegarkan otak, meningkatkan energi dan stamina, serta memengaruhi emosi positif.
Oleh karena itu, konsumsi bunga telang dapat memperbaiki suasana hati serta meningkatkan produktivitas di tempat kerja.
7. Mengurangi peradangan
Bunga telang mengandung sekitar 51-52 persen asam oleat, asam lemak baik yang biasa ditemukan pada minyak zaitun.
Beberapa studi menemukan, asam oleat mampu mengurangi peradangan atau inflamasi dalam tubuh.
Dengan demikian, kandungan dalam bunga telang ini dapat mengurangi infeksi serta pembengkakan, seperti nyeri tubuh, migrain, infeksi luka, dan sakit kepala.
Bunga telang umumnya dapat dikonsumsi secara mentah, yakni dengan menyeduhnya menjadi teh herbal.
Bukan hanya itu, bunga telang pun dapat diaplikasikan langsung ke bagian tubuh, seperti rambut atau wajah sebagai masker.
Kendati demikian, konsumsi berlebihan atau pengaplikasian kurang tepat berpotensi memicu bahaya atau efek samping pada tubuh.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut efek samping bunga telang yang patut diwaspadai:
1. Mual
Merujuk Filosofi Hidup Sehat karya Destri Lestari Widodo, konsumsi bunga telang dapat memicu mual pada beberapa orang.
Oleh karenanya, orang dengan sistem pencernaan sensitif dianjurkan untuk tidak mengonsumsi tanaman ini secara berlebihan.
Selain itu, khusus wanita hamil, juga diimbau untuk tidak terlalu banyak minum teh bunga telang lantaran efek sampingnya pada kandungan.
Jika ingin mengonsumsinya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan untuk mendapatkan dosis yang aman.
2. Sakit perut dan diare
Beberapa orang melaporkan efek samping berupa sakit perut dan diare saat mengonsumsi bunga telang, seperti menurut Healthline.
Kendati demikian, belum ada penelitian terkait hubungan konsumsi bunga telang dengan efek samping masalah pencernaan ini.
Sebagai pencegahan, jangan sungkan untuk berbicara dengan dokter sebelum menggunakan bunga telang sebagai obat herbal.
3. Alergi
Seperti bahan pangan pada umumnya, bunga telang dapat menyebabkan reaksi alergi di orang-orang tertentu.
Alergi makanan merupakan reaksi saat sistem kekebalan tubuh keliru merespons suatu makanan atau minuman sebagai ancaman.
Saat terkena alergi, tubuh akan mengeluarkan gejala bermacam-macam, seperti ruam, bentol, atau gatal.
Tak sampai di situ, alergi makanan yang parah berpotensi menyebabkan anafilaksis yang dapat berujung pada kematian.
4. Iritasi
Selain alergi, mengoleskan bunga telang secara langsung terutama dalam waktu lama juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Hal itu disebabkan kandungan zat aktif dalam bunga telang dapat merusak lapisan pelindung pada kulit, tidak terkecuali kulit wajah di sekitar mata.
Kondisi tersebut pun berimbas pada kulit yang menjadi jauh lebih sensitif, sehingga mudah terkena iritasi.
Cara mengolah bunga telang
Bunga telang biasa dikonsumsi dengan cara mengolahnya menjadi teh.
Adapun tata caranya, yakni:
- Tambahkan 1 sendok teh (4 gram) bunga telang kering ke dalam satu cangkir (240 mililiter) air panas.
- Biarkan teh terendam selama 10–15 menit sebelum menyaring atau menyingkirkan bunga kering.
- Nikmati selagi hangat atau sajikan dalam kondisi dingin dengan tambahan es.
- Bisa juga menambahkan sedikit air jeruk nipis atau madu untuk menambah rasa.
Namun, keasaman jeruk bisa mengubah warna minuman yang semula biru menjadi ungu tua.
----
Artikel ini telah ditayangkan di Kompas.com
Berita Jatim dan menu diet lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/khasiat-bunga-telang-sebagai-menu-diet.jpg)