Berita Terpopuler
BOLA TERPOPULER: Alasan Arema FC Rekrut Fernando Valente - Uston Nawawi Diajukan Jadi Kepala Pelatih
3 berita bola terpopuler, Jumat (25/8/2023). Alasan Arema FC rekrut Fernando Valente - Uston Nawawi diajukan jadi kepala pelatih Pesebaya.
TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini adalah kabar-kabar seputar sepak bola yang menarik perhatian para pembaca TribunJatim.com.
Tiga kabar tersebut lantas terangkum ke dalam segmen berita bola terpopuler hari ini, Jumat (25/8/2023).
Pertama, usai hengkangnya I Putu Gede dan Joko Susilo, Arema FC mendatangkan pelatih asing sebagai kepala pelatih.
Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Wajah Asli PNS Berdagu Lancip - Juragan Kos Beli Jenglot KW Rp 17 Juta
Baca juga: JATIM TERPOPULER: Truk Seruduk Pengunjung Karnaval di Pacet - Bayi Malang Dibuang di Depan Teras
Baca juga: Pemain Utama Madura United Banyak yang Absen, Pelatih Bhayangkara FC Ogah Anggap Enteng
Kepala asing itu adalah Fernando Valente.
Fernando telah memimpin latihan perdana bersama Arema FC. Singo Edan lantas membeberkan alasan merekrtu Fernando Valente.
Berita selanjutnya masih mengenai Arema FC.
Kiper Singo Edan, Julian Schwarzer Garcia, dijenguk oleh sang ayah yang merupakan mantan penjaga gawang Chelsea.
Hal itu terjadi pada latihan hari Rabu (23/8/2023) di Stadion Gajayana Malang.
Kedatangan Mark Schwarzer dalam rangka mendukung langsung Julian.
Terakhir, manajemen Persebaya mengajukan Uston Nawawi sebagai kepala pelatih anyar Persebaya.
Keputusan itu lantas dibarengi oleh penyuratan kepada PT LIB untuk meminta dispensasi.
Uston Nawawi sendiri adalah pelatih karteker Bajul Ijo usai ditinggal oleh Aji Santoso.
Lebih lanjut, simak berita bola terpopuler hari ini, Jumat 25 Agustus 2023, di bawah ini!
1. Alasan Arema FC Datangkan Fernando Valente Jadi Pelatih Baru, Singgung Soal Mental Pemain Singo Edan

Ada banyak pertimbangan yang membuat Arema FC mendatangkan Fernando Valente sebagai Pelatih Arema FC untuk mengarungi sisa laga Liga 1 2023/2024.
Selain jam terbang pelatih asal Portugal itu, Singo Edan juga melihat sejumlah sertifikat yang dimiliki oleh Fernando Valente.
Mantan pelatih Shakhtar Donetsk B itu ternyata memiliki sertifikat Neuro Linguistik Programming.
Hal tersebut yang diharapkan oleh manajemen Arema FC dapat membangkitkan mental bertanding para pemain di atas lapangan.
Apalagi, Singo Edan saat ini belum pernah menang di kompetisi Liga 1 hingga pekan kesembilan.
Ditambah lagi, tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 masih menjadi bayang-bayang tim kebanggaan Aremania itu.
"Fernando Valente sudah memiliki lisensi kepelatihan UEFA Pro dan punya lisensi Euro linguistik, itu secara gampangnya sertifikat mengangkat mental pemain. Jadi itu nilai plus yang tidak dipunyai pelatih-pelatih lain yang kami list," ucap General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, Jumat (25/8/2023).
Pria yang akrab disapa Inal itu mengatakan, sebenarnya Arema FC banyak melamar sejumlah pelatih asing maupun lokal.
Namun, dari negoisasi yang dilakukan, banyak yang gagal dengan sejumlah alasan.
Kemudian, ada Fernando Valente yang memiliki beragam sertifikat kepelatihan.
Mulai dari serifikat sports coaching, hingga course of new technologies in teaching collective modalities.
2. Mantan Kiper Chelsea Mark Schwarzer Pantau Sang Putra yang Kini Main di Arema FC

Eks Kiper Chelsea dan Fulham, Mark Schwarzer mendatangi Stadion Gajayana Malang untuk memantau putranya yang kini menjadi pemain Arema FC, Julian Schwarzer Garcia pada Rabu (23/8/2023).
Kedatangan Mark Schwarzer itu ialah untuk mendukung langsung putranya, Julian Schwarzer Garcia yang di musim ini baru direkrut oleh Arema FC sebagai penjaga gawang.
Sejauh ini, Julian Schwarzer Garcia telah lima kali menjalani pertandingan bersama Arema FC.
Dari lima pertandingan tersebut, dia telah kebobolan 10 gol.
Meski demikian, pemain berusia 23 tahun itu sempat tampil apik di laga debutnya saat menghadapi Persis Solo.
Dia juga menjadi pemain terbaik dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 itu.
"Saya pikir dia sangat-sangat baik di pertandingan pertamanya. Sekarang dia berusaha untuk menyesuaikan diri dan lebih baik dari pada sebelumnya," ucapnya.
Sebagai orang tua, Mark Schwarzer hanya dapat mendukung karir Julian Schwarzer Garcia sebagai pesepakbola.
Termasuk dalam memilih Filipina, sebagai kewarganegaraan dibandingkan Mark Schwarzer yang berkewarganegaraan Australia.
Kini, Julian Schwarzer Garcia merupakan kiper timnas Filipina. Dia memilih berpaspor Filipina, lantaran ada keturunan dari ibunya.
"Dia ingin sendiri bermain untuk Timnas Filipina. Istri saya adalah orang keturunan Filipina dan kakeknya bermain untuk Filipina begitu pula dengan kakek buyutnya,"
"Karena untuk bergabung dengan Australia sedikit lebih sulit dan dia merasa punya koneksi yang lebih kuat dengan Filipina," ujarnya.
Rencananya, Mark Schwarzer akan menonton langsung anaknya bertanding ketika Arema FC menghadapi Persikabo pada 28 Agustus 2023 nanti di Bali.
3. Surati PT LIB, Manajemen Persebaya Ajukan Uston Nawawi Sebagai Pelatih Kepala

Manajemen Persebaya tetap memprioritaskan Uston Nawawi, pelatih kartekernya menjadi pelatih kepala.
Upaya manajemen terganjal syarat lisensi, dimana Uston saat ini belum memiliki lisensi AFC Pro.
Sedang ditempuh, menyisakan modul terakhir yang jadwal pelaksanannya oleh PSSI diundur.
Akibat kendala itu, Persebaya sudah berkirim surat pada PT LIB dan PSSI untuk meminta dispensasi.
"Yang jelas kami sudah menyiapkan beberapa langkah. Langkah pertama ingin mengusahakan coach Uston menjadi pelatih tetap," ungkap manajer Persebaya, Yahya Alkatiri.
"Tapi tentunya kami sudah berkirim surat ke PT LIB dan kami berharap segera ada balasan," tambahnya.
Uston Nawawi sudah memimpin Persebaya tiga laga terakhir setelah Persebaya mengistirahatkan Aji Santoso. Tiga laga dipimpin Uston, Persebaya selalu menang.
Persebaya harus cepat menyodorkan pelatih kepala baru maksimal 30 hari dari pergantian pelatih lama tertanggal 6 Agustus lalu.
Jika belum menyodorkan pelatih baru sesuai masa tenggat waktu, maka tim berjuluk Bajol Ijo itu akan mendapat sanksi 100 juta.
Yahya berharap ada dispensasi dari PSSI atau PT LIB terkait persyaratan pelatih kepala.
"Masalahnya orang ini bukan tidak melakukan langkah, coach Uston sudah melakukan langkah, mengikuti lisensi kepelatihan."
"Sudah modul 6, modul 6 itu seharusnya bulan Juli, tapi diundur dan hingga saat ini belum ada kabar," kata Yahya Alkatiri.
"Ini juga bagian lisensi di PSSI ini juga harus komit. Kalau mereka yang salah kenapa kok yang jadi korban akhirnya pelatih-pelatih lokal," tambah mantan manajer Persik Kediri itu.
----
Berita Jatim dan berita bola lainnya.
Informasi seputar berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com
Arema FC
Fernando Valente
Persebaya
Uston Nawawi
PT LIB
Julian Schwarzer Garcia
Mark Schwarzer
TribunJatim.com
Tribun Jatim
berita bola terkini
berita bola terpopuler
VIRAL TERPOPULER: Alasan Guru Tak Mau Cicipi MBG - Sudewo Menolak Mundur dari Jabatan Bupati Pati |
![]() |
---|
JATIM TERPOPULER: Maling Motor Modus COD di Probolinggo - Jasad Wanita di Lahan Kosong Surabaya |
![]() |
---|
BOLA TERPOPULER: Persiapan Persik Kediri VS PSBS Biak - Achmad Maulana Syarif Cedera ACL |
![]() |
---|
VIRAL TERPOPULER: Pisang MBG Diolah Siswa Jadi Kue Bolu - Siswa SMP Sekolah Lewat Jembatan Rusak |
![]() |
---|
JATIM TERPOPULER: Mobil Pikap Hilang Dicuri di Lumajang - Driver Ojol Surabaya Tewas Tabrak Becak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.