Berita Jember
Tipu Konsumen dengan Harga Murah, Supplier Sembako di Jember Ditahan polisi
Polsek Ambulu Polres Jember, mengamankan PMKS , seorang wanita yang diduga kuat melakukan penipuan dalam bisnis jual beli sembako
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network.com, Imam Nawawi
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Polsek Ambulu Polres Jember, mengamankan PMKS, seorang wanita yang diduga kuat melakukan penipuan dalam bisnis jual beli sembako
Wanita Asal Kecamatan Kaliwates Jember dipolisikan oleh para konsumen sembako yang merasa dirugikan, karena barang yang telah mereka pesan, tidak segera dikirim.
Dwi Agustina Rahayu, satu dari korban mengatakan saat itu supplier sembako ini menawarkan bahan pokok, seperti minyak goreng, beras, gula dan lainnya dengan harga murah dan dibawah pasaran.
"Pelaku menawarkan beberapa jenis sembako kepada kami, dengan sistem PO (Pre Order) dimana kami harus pesan barang," ujarnya, Kamis (27/9/2023)
Dia mengaku tertarik dengan penawaran pelaku. Karena harga sembakonya sangat murah dan cocok bagi pedang kelontong di wilayah perkotaan
"Dan saya memberikan DP atau panjer terlebih dahulu yang di transfer ke rekeningnya pada Juli 2023 lalu. Karena pelaku bilang, pelunasan pembelian sembako bisa dilakukan, ketika barang tersebut datang," kata wanita yang akrab disapa Dwi.
"Namun, pesanan sembako milik saya tak kunjung dikirim oleh terlapor. Setiap ditanya, selalu diminta untuk menunggu dan terus diberi janji," kata Dwi lagi.
Baca juga: Angkat Telepon Ditagih Utang, Mbah Sri Tak Sadar Ditipu, Rp24 Juta Raib: Tidak Klik Link Apa-apa
Dwi mengaku, kalau sudah banyak korban penipuan dari terlapor. Bahkan, sebagian dari mereka telah melakukan penggerebekan di rumah pelaku.
"Tiga hari lalu, korban lain asal Ambulu melakukan penggerebekan di rumah terlapor yang ada di Graha Permata Indah. karena korban laporan ya di Polsek Ambulu, terlapor dibawa ke Polsek, dan hari ini saya juga melaporkan ke Polres," bebernya.
Dwi mengungkapkan uang muka yang telah dibayar kepada pelaku, sebesar Rp 47 juta . Kata dia, korban lain ada yang sampai ratusan juta.
"Kalau saya sendiri kerugiannya Rp 47 jutaan, ada teman saya yang sudah membayar sampai Rp 100 juta, ada juga yang sudah bayar Rp 60 juta, yang saya tahu ada sekitar 6 korban, tapi bisa lebih kayaknya," ungkapnya.
Sementara Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Ipda Dwi Bagus Setyawan membenarkan laporan tersebut. Katanya, terlapor saat ini sudah ditahan oleh Polsek Ambulu.
"Terlapor sudah diamankan di Polsek Ambulu, karena ada korbannya di sana. Sedangkan korban yang lapor di Polres Jember, berasal dari kawasan kota, saat ini kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk dikembangkan, dengan akan meminta keterangan para korban," jlentrehnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Korban-penipuan-supplier-sembako-lapor-ke-SPKT-Polres-Jember.jpg)