Berita Lamongan

Selama 3 Jam Hujan Disertai Angin Kencang di Lamongan Bikin Warga Panik

Hujan deras itu dirasakan warga cukup lama berlangsung, hampir tiga jam lamanya. Hujan yang terjadi petang itu tidak diduga oleh warga masyarakat

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
Saat turun hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Selatan Lamongan, Selasa sore (31/10/2023) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Musim kemarau belum berakhir, namun hujan deras disertai angin kencang melanda di 3 kecamatan  wilayah Selatan Lamongan.

Hujan deras yang turun ini membawa dampak puluhan pohon tumbang, tanaman pertanian dan atap kandang bablas disapu angin kencang, Selasa (31/10/2023) sore.

Hujan deras itu dirasakan warga cukup lama berlangsung, hampir tiga jam lamanya. Hujan yang terjadi petang itu tidak diduga oleh warga masyarakat.

Selain menggenangi tanaman dan menumbangkan pohon penghijauan, air hujan juga menggenangi sejumlah ruas jalan dan daratan meski hanya sesaat.

Meski hujan  belum sepenuhnya merata di Kecamatan Sukorame, Ngimbang dan Kecamatan Bluluk. Namun warga menyambut  gembira berkah hujan agar mereka bisa segera tanam padi pola gogo rancah. 

Baca juga: Geger Warga di Lamongan Temukan Nenek Sudah Tak Bernyawa di Sawah, Cerita Hidupnya Dikuak Polisi

"Sempat ada warga yang panik karena hujan begitu deras," ungkap Purwanto warga Sukorame.

Kandang ternak milik warga Desa Kedungkumpul  Kecamatan Sukorame juga rusak, bagian kap dihempas angin hingga lepas jauh puluhan meter dari TKP.

"Benar kemarin sore turun hujan di wilayah Selatan Lamongan, namun sejauh ini belum ada laporan kerusakan berat akibat hujan deras disertai angin itu," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Joko Raharto saat dikonfirmasi SURYA, Rabu (1/11/2023).

Pihaknya telah menurunkan anggota BPBD untuk melakukan investigasi pasca hujan kemarin sore.

Sejauh ini aman, yang ada hanya ada pohon tumbang dan tanaman pertanian yang tergenang meski hanya sesaat.

Ditanya kerugian akibat hujan dan angin kencang, Joko belum bisa memastikan karena perhitungannya harus melibatkan beberapa pihak, termasuk dinas pertanian.

Ia mengimbau pada  warga agar tetap  waspada dengan perubahan iklim yang terjadi dengan terjadinya hujan deras disertai angin kencang. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved