Berita Trenggalek
Banyak Kluster Patin Bermunculan, Produksi Budi Daya Ikan Trenggalek Meningkat
Kluster budi daya ikan patin bermunculan, produksi budi daya ikan Trenggalek meningkat. Terutama di Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Angka produksi budi daya ikan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, tahun 2023 meningkat dibandingkan tahun 2022 (YoY).
Pada tahun 2022, produksi budi daya tahun 2022 sebesar 4.708 ton, yang diwarnai bencana banjir di bulan Oktober.
Sedangkan untuk tahun 2023, capaian produksi hingga akhir November 2023 telah menyentuh angka 4.781 ton.
"Sehingga total produksi ikan budi daya sampai dengan akhir Desember nanti diperkirakan lebih dari 5.000 ton, atau laju pertumbuhannya sekitar 6 persen," kata Kepala Dinas Perikanan, Cusi Kurniawati, Kamis (14/12/2023).
Cusi Kurniawati mengaku bersyukur musim kemarau yang tahun ini terjadi relatif panjang tidak membuat produksi budi daya ikan di Kabupaten Trenggalek menurun.
Bahkan sebaliknya, terjadi peningkatan produktivitas yang cukup signifikan. Sampai dengan akhir November 2023.
"Produksi ikan budi daya telah mencapai 4.781 ton yang utamanya disumbang oleh sektor budi daya air tawar. Untuk budi daya air payau atau tambak maupun budi daya laut porsinya relatif kecil, hanya 5 persen saja," tambahnya.
Peningkatan produksi budi daya di tahun 2023 tersebut, menurut Cusi Kurniawati, disebabkan oleh tumbuhnya kluster-kluster baru budi daya ikan patin, terutama di Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, Trenggalek.
"Di Kabupaten Trenggalek telah terdapat empat unit pengolahan ikan patin dengan produk utama fillet patin yang lebih dikenal dengan istilah 'fillet dori,' jadi pasar ikan patin memang terbuka lebar," lanjutnya.
Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek telah berupaya memberikan pelatihan, pembinaan dan pendampingan secara berkesinambungan.
Selain itu, para peternak juga diberikan bantuan sarana prasarana budi daya ikan dan lahirnya sebuah inovasi yang dinamakan MAS KOKI atau Monitoring Kualitas Air Kolam, OIKB (Obat Ikan Kimia dan Bahan Biologi) dan Hama Penyakit Ikan.
"Dengan berbagai upaya maupun inovasi yang dilakukan, diharapkan usaha pembudi daya ikan di Kabupaten Trenggalek bisa berkembang, dan produksi ikan meningkat, sehingga kesejahteraan pembudi daya ikan pun meningkat," pungkasnya.
budi daya ikan
Trenggalek
banjir
Cusi Kurniawati
TribunJatim.com
berita Trenggalek terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
Kecamatan Karangan
Kisah Warga Trenggalek Bangun Kedai Healthy Food dari Modal Rp 200 Ribu, Kini Jadi Langganan Bupati |
![]() |
---|
Sapi Potong Sehat Jadi Prioritas Vaksinasi PMK di Trenggalek, Dinas Peternakan: Bisa Vaksin Mandiri |
![]() |
---|
Modus Penipuan Jual Beli Emas Rp 27 Juta, Pelaku Hanya Bermodal HP, Wanita Trenggalek Jadi Korban |
![]() |
---|
Masa Pendaftaran Seleksi PPPK Gelombang Kedua Trenggalek Diperpanjang, Terakhir 20 Januari 2025 |
![]() |
---|
Brak, Pohon Tumbang Timpa Warung di Desa Kedunglurah Trenggalek, Sempat Ganggu Arus Lalin |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.