Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Industri Halal Berpotensi Besar, Peningkatan Sertifikasi Halal Sangat Penting

Potensi kebutuhan produk halal sangat besar. Meliputi kebutuhan makanan, fesyen, logistik dan masih banyak lainnya.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Torik Aqua
TribunJatim.com/Nur Ika Anisa
Halal and Ramadan Festive “Di Halal-in Mau?” di Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Konsultan bisnis halal Aria Wahyudi menyebut, industri halal harus menjadi gaya hidup.

Seperti yang ia sebutkan bahwa, di negara-negara lain sudah banyak event halal seperti halal fest maupun halal expo.

Dicontohkannya, potensi kebutuhan produk halal sangat besar. Meliputi kebutuhan makanan, fesyen, logistik dan masih banyak lainnya.

“Halal tidak sekadar merepresentasi agama, karena halal itu identik dengan kesehatan juga pola hidup maka orang vegetarian, mencari makanan sehat, bahan-bahannya tentu dari proses bahan baku hingga sertifikasi halal,” ungkapnya dalam konferensi pers Halal and Ramadan Festive "Di Halal-in Mau?" di Surabaya, belum lama ini.

Sementara itu, Indonesia disebut masih berada di peringkat keempat dunia penghasil produk halal.

Satu sisi, Pemerintah pusat tak berhenti berupaya dalam mendorong peningkatan pasar halal.

Untuk menjadi sentra halal dunia, Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan semua pihak harus bergerak untuk sadar akan pentingnya industri halal.

“Ini sebenarnya bukan tugas murni pemerintah, harusnya ini keterlibatan kita semua. Misal kesadaran halal kita, yang sadar tapi belum level gaya hidup. Baiknya misal kita punya indistri makanan di rumah atau restoran pastikan bahan baku tersertifikasi. Misal daging ayam dari penyembelihan halal,” ungkapnya.

Selain pergerakan untuk sertifikasi halal, disebutkan pula, terkait implementasi di semua wilayah. Pemerintah daerah diharapkan juga ikut masif pada upaya percepatan sertifikasi produk halal.

Sebab, mendukung produk-produk halal juga bentuk untuk mengimplementasikan banyak aspek, karena akan berdampak baik pada kesehatan manusia serta pertumbuhan ekonomi sekitar.

“Perlu punya rasa yang sama, untuk terus menggemakan hal ini, karena ini bukan hanya persolaan bisnis, tetapi juga syiar," ucapnya.

Melalui seminar Halal and Ramadan Festive "Di Halal-in Mau?" di Surabaya, menjadi salah satu upaya Kibar Experience and Engagement dalam mendorong pasar halal terus bertumbuh.

Rangkaian acara berupa talkshow tentang pentingnya sertifikasi halal bagi bisnis global dan pentingnya rezeki halal bagi keluarga oleh Psikolog Asteria Ratnawati dan Ustaz Syukron Dzazilan, disertai bazaar produk halal, dari produk makanan kemasan, kecantikan, hingga travel umrah dan haji.
 
Dalam acara ini turut menggandeng superfood SOP DAYLI, nutrisi halal untuk membantu regenerasi sel.

“Ini seiring dengan semangat acara Di-HALAL-in, Mau?, yaitu mengangkat produk halal dari dalam negeri yang siap untuk go global,” pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

Berita Artis dan Berita Jatim lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

Berita Artis dan Berita Jatim lainnya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved