Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Sosok Primitive Chimpanze, Band Cadas Asal Malang yang Punya Gaya Manggung Unik

Sosok Primitive Chimpanze, band cadas asal Malang, Jawa Timur, yang punya gaya manggung atraktif dan unik.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Penampilan band Primitive Chimpanze dengan kostum uniknya saat tampil di atas panggung, yang diunggah 2024. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Band cadas asal Malang, Jawa Timur (Jatim), Primitive Chimpanze mulai dikenal oleh masyarakat.

Selain dikenal melalui karya lagunya, band ini juga dikenal dengan gaya manggungnya yang atraktif dan unik.

Setiap manggung, personel Primitive Chimpanze selalu tampil memakai kostum-kostum lucu. Mulai dari seragam satpam hingga memakai topeng monyet.

Bahkan salah satu lagu mereka berjudul "Rawon Tuyul," cukup populer dan banyak dikenal pecinta musik cadas.

Diketahui, band Primitive Chimpanze awalnya terbentuk dari inisiasi dua personel, yaitu Victor dan Agus Moron.

Keduanya saling bertemu, saat Agus Moron masuk dalam band Victor Strength Of Unity pada tahun 1995.

"Saat saya masuk (Strength Of Unity) dan seiring berjalannya waktu, ternyata pikiran saya dan Victor ini ada kesamaan," jelasnya, Minggu (19/5/2024).

Kemudian, keduanya memutuskan keluar dari band lamanya dan membuat band baru.

Dari situlah, awal mula terbentuknya Primitive Chimpanze.

Baca juga: Dulu Anak Band, Artis Nekat Jadi Komedian Meski Tak Bakat Melucu: Kalau Nggak Gitu, Nggak Makan

Terkait penampilan uniknya, ia mengaku terinspirasi dari band luar negeri bernama No Reedem Social Value (NRSC).

"Awalnya, baca-baca majalah dan melihat ada NRSC ini. Dan band NRSC inilah yang menjadi kiblat kami," pungkasnya.

Bedanya dengan NRSC, Primitive Chimpanze selalu konsisten menggunakan kostum unik setiap tampil di panggung.

Sedangkan NRSC, tidak selalu menggunakan kostum unik saat manggung.

Sebagai informasi, Primitive Chimpanze telah menelurkan 4 album yakni, "Uncompromise Annihilation" (2009), "Blasteran Gendruwo" (2013), "Ruja" (2021) dan "Makadam" (2024).

Dengan konsep unik itulah, nama Primitive Chimpanze makin dikenal.

Tidak hanya di Malang, namun juga kerap tampil di luar daerah seperti Bali dan Jakarta.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved