Berita Lumajang

Pasokan Gabah Berpotensi Langka, Pemkab Lumajang Waspadai Lonjakan Harga Beras

Pasokan gabah berpotensi langka, Pemkab Lumajang mewaspadai lonjakan harga beras. Begini langkah pemerintah.

Tayang:
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Petani di Desa Boreng, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, sedang menanam padi, pada 13 Maret 2024. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten Lumajang mewaspadai kelangkaan pasokan gabah yang mempengaruhi ketersediaan bahan pangan beras di Lumajang, dalam beberapa waktu ke depan. 

Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni menerima informasi jika produsen penggilangan beras sudah mulai mengalami kelangkaan gabah.

Menanggapi hal tersebut, Indah Wahyuni mengatakan telah mengumpulkan sejumlah pihak terkait untuk mengatasi kelangkaan pasokan beras.

"Di tengah langkanya bahan baku gabah, kita berharap distributor dapat memenuhi kebutuhan beras medium agar tetap tersedia dan sesuai dengan daya beli masyarakat. Dengan begitu, harga beras yang terjangkau akan membantu mencegah inflasi," terag Indah Wahyuni ketika dikonfirmasi, Minggu (16/6/2024).

Wanita yang akrab disapa Yuyun itu menambahkan, Pemkab Lumajang akan kembali menjadwalkan agenda gerakan pangan murah. 

"Masyarakat dapat memanfaatkan pawon urip, sehingga tidak hanya beras, tetapi juga kebutuhan pokok lainnya tidak akan mengalami kenaikan harga," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang, Muhamad Ridha, mengupayakan beras medium tetap dijual dengan harga stabil.

"Beras medium ini kualitasnya sedikit di bawah beras premium, namun harganya terjangkau. Kami merencanakan mekanisme yang bertujuan untuk menghindari panic buying," beber Ridha.

Baca juga: Waspada Kenaikan Harga Jelang Idul Adha, Bulog Pastikan Cadangan Beras di Malang Aman

Ridha juga mengajak masyarakat untuk memiliki semangat membeli produk lokal, guna memberikan dampak positif bagi pengusaha lokal. 

"Dengan membeli produk lokal, kita bisa membantu pengusaha lokal dan sekaligus memastikan pasokan beras tetap terjaga," tambahnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved