Breaking News

Modus Minta Bantu Cari Tanaman Putri Malu, Wanita ini Rampas Kalung Emas Milik Siswi SD

Bocah SD berinisial ZA (11) kalung emasnya dicuri oleh seorang perempuan tak dikenal. Perempuan itu berinisial MA (49).

Editor: Torik Aqua
wikimedia.org
Ilustrasi tanaman putri malu - Siswi SD kalung emasnya dirampas saat dimintai tolong mencari tanaman putri malu 

TRIBUNJATIM.COM - Siswi SD berinisial ZA (11) kalung emasnya dicuri oleh seorang perempuan tak dikenal.

Perempuan itu berinisial MA (49).

MA mencuri kalung emas bocah itu demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

Saat beraksi, pelaku berpura-pura ajak korban mencari tanaman putri malu.

Baca juga: Maling Incar Mesin Bajak yang Ditinggal Petani di Sawah, Beraksi saat Pemilik sudah Selesai Kerja

"Modus pelaku, yakni mengambil perhiasan yang digunakan korban, dengan melepas secara diam-diam dari belakang saat korban menunduk," kata Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Rabu (7/8/2024).

Sukadi mengatakan peristiwa pencurian ini bermula ketika korban tengah bermain di depan rumahnya Jalan Karya Makmur, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, pada Minggu (21/7/2024) sore.

Saat itu, korban dihampiri oleh perempuan yang tidak dikenal memintanya untuk mencari tanaman putri malu.

Korban pun menuruti pelaku.

Lalu saat badan korban menunduk untuk mengambil tanaman putri malu, seketika pelaku langsung mengambil kalung emas tersebut. 

Atas kejadian ini, korban kehilangan kalung emas berserta liontin seberat 3,110 gram dengan total kerugian Rp 2.578.860.

Orang tua korban lalu membuat laporan ke Polsek Denpasar Utara.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi berhasil menangkap pelaku di kediamannya di Jalan Cokroaminoto, Denpasar.

Kepada polisi, MA mengaku kalung emas milik korban tersebut telah dijualnya kepada seorang pembeli emas di pinggir jalan Teuku Umar, Denpasar.

Dia nekat mencuri untuk membayar biaya sekolah anaknya dan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Pelaku mengakui telah melakukan 2 kali pencurian yaitu di Jalan Karya Makmur dan di Jalan Wibisana Denpasar dengan modus yang sama," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved