Berita Otomotif
Bridgestone sebut Periksa Ban Mobil demi Keselamatan di Musim Hujan Penting, Begini Cara Merawatnya
Bridgestone Indonesia menekankan pentingnya kewaspadaan pengemudi dan kondisi kendaraan yang prima saat musim hujan
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bridgestone Indonesia menekankan pentingnya kewaspadaan pengemudi dan kondisi kendaraan yang prima untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan berkendara saat di musim hujan seperti ini.
Jalan basah, licin, hingga genangan air meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Salah satu elemen vital yang harus diperhatikan adalah kondisi ban.
Sebagai satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan, ban memainkan peran penting dalam mendukung akselerasi, manuver, dan pengereman. Untuk itu, penting memastikan ban selalu dalam kondisi optimal.
"Perlu diperhatikan juga bahwa rem berfungsi untuk memperlambat perputaran roda kendaraan. Berhenti tidaknya laju kendaraan ditentukan oleh traksi atau daya cengkram ban pada permukaan jalan. Meskipun rem dalam kondisi prima, jika ban tidak mampu mencengkram permukaan jalan, kendaraan tidak akan berhenti secara optimal,” ujar Deputy Head of Original Equipment (OE) Sales Bridgestone Indonesia Fisa Rizqiano, Sabtu (11/1/25).
Baca juga: Emosi Inang-inang Meledak Gegara Ban Bus Pecah Tak Ada Serepnya, Sopir Ikut Ketinggalan saat Sarapan
Berikut pemaparan Fisa terkait tips merawat Ban ala Bridgestone.
Pertama, periksa tekanan angin secara berkala.
Pastikan tekanan angin sesuai dengan standar pabrikan untuk menjaga performa optimal dan efisiensi bahan bakar. Informasi tekanan ban ideal dapat dilihat pada bagian lis pintu pengendara atau pada buku owner’s manual kendaraan Anda.
Baca juga: Penjelasan Dishub soal Viral Petugas Bergelantungan di Mobil Pikap, Nasib Sopir Belum Diketahui
Kedua, periksa ketinggian kembangan ban.
Pastikan ketinggian kembangan ban masih dalam batas aman. Ban yang aus meningkatkan risiko hydroplaning, mengurangi traksi, dan memperpanjang jarak pengereman.
Ketinggian kembangan ban yang aman dapat dilihat menggunakan Tread Wear Indicator (TWI)
Baca juga: Sudah Bayar Parkir Rp 30 Ribu, Amru Bingung Ban Mobil Digembosi Petugas Dishub: Jukirnya Ngilang
Ketiga, melakukan spooring dan balancing.
Prosedur ini penting untuk menjaga stabilitas kendaraan dan mengurangi getaran selama perjalanan.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, perjalanan liburan akan lebih aman dan nyaman, meski di tengah musim penghujan.
“Ban merupakan satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan. Dengan permukaan kontak yang setara dengan telapak tangan, ban harus mampu menahan beban kendaraan, mendukung akselerasi, manuver, dan pengereman. Karena itu, perawatan ban menjadi sangat penting, terutama saat berkendara di musim hujan,” tambah Fisa.
CUN Motor Borong Gelar Juara dalam Ajang Kontes Mekanik Regional 2025 Wilayah Jatim dan NTT |
![]() |
---|
All New Mazda CX 80 Debut di Surabaya, EMI: Era Baru SUV Premium Plug-in Hybrid di Indonesia Dimulai |
![]() |
---|
MPM Honda Jatim Perkuat Sinergi dengan Dishub dan BPTD Lewat Edukasi Safety Riding |
![]() |
---|
Edukasi Siswa SMK di Banyuwangi Soal Keselamatan Berlalu Lintas oleh Instruktur MPM Honda Jatim |
![]() |
---|
Riding Malam Hari Makin Percaya Diri Pakai Yamaha Nmax Neo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.