Prodi Baru Unesa dan ITS Surabaya Mulai Dibuka untuk Jalur SNBP, SNBT dan Mandiri
Prodi baru Unesa dan ITS Surabaya mulai dibuka untuk jalur SNBP, SNBT dan mandiri. Unesa buka Fakultas Ketahanan Pangan.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menambah pilihan program studi baru (prodi) pada tahun ajaran 2025/2026.
Seluruh prodi baru ini dapat dipilih melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan mandiri.
Unesa membuka Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) dengan lima program studi, sementara ITS Surabaya menghadirkan Prodi D4 Analitika Logistik Terapan di Fakultas Vokasi.
Dekan FKP Unesa, Nining Widyah Kusnanik, menjelaskan, fakultas baru ini berfokus pada pengembangan teknologi pertanian, peternakan, perikanan, dan agribisnis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Fakultas Ketahanan Pangan ini hadir untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0 dalam rangka percepatan swasembada pangan. Kami ingin menciptakan SDM yang adaptif dan mampu memanfaatkan teknologi secara maksimal,” ujarnya, Selasa (18/2/2025).
Nining menambahkan, FKP Unesa menghadirkan lima program studi, yakni Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Biosains Hewan, Akuakultur, Agribisnis Digital, dan Bioteknologi.
Menurutnya, kelima prodi tersebut menawarkan prospek kerja yang menjanjikan di berbagai sektor, seperti industri pangan, budi daya perairan, agribisnis berbasis digital, hingga pengembangan bioteknologi di berbagai industri.
Baca juga: Universitas Negeri Malang Ajukan Kuota 12.656 Mahasiswa Baru untuk 80 Prodi Tahun 2025
Sementara itu, ITS melalui Departemen Statistika Bisnis di Fakultas Vokasi juga membuka Prodi D4 Analitika Logistik Terapan.
Dosen ITS Surabaya, Iis Dewi Ratih, menjelaskan, prodi baru ini berbeda dari prodi logistik pada umumnya, karena menggunakan pendekatan berbasis analisis data dan teknologi dalam sistem logistik.
“Prodi ini hadir untuk mencetak tenaga ahli yang mampu mengintegrasikan ilmu statistika dan logistik ke dalam praktik industri. Mahasiswa akan dibekali dengan kompetensi di bidang analisis data, pengolahan data, pemrograman, dan manajemen rantai pasok,” terang Iis.
Menurutnya, lulusan prodi baru ITS ini diharapkan dapat berperan dalam meningkatkan efisiensi operasional industri, mulai dari optimalisasi rantai pasok, pengelolaan inventaris, hingga menekan biaya distribusi.
Selain itu, prodi ini akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2025/2026 dengan kuota sebanyak 40 kursi.
Universitas Negeri Surabaya
Unesa
ITS Surabaya
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)
Fakultas Ketahanan Pangan
TribunJatim.com
berita Jatim terkini
Tribun Jatim
Didenda Rp 115 Juta, Pemilik Cafe Tak Tahu Siapa yang Nyalakan TV: Saya Pamer Warung ke Keluarga |
![]() |
---|
Honda STEP WGN e:HEV Pertama Kali Hadir di GIIAS Surabaya, Dengan 100 Fungsi untuk Keluarga Modern |
![]() |
---|
Affan Meninggal Dunia, Pengemudi Ojol Dilindas Mobil Rantis Brimob, Begini Respon Istana Negara |
![]() |
---|
'Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan' Moto Pengabdian Brimob yang Kini Tengah Viral Imbas Kematian Ojol |
![]() |
---|
Makin Kompetitif, 134 Tim Basket Sekolah Siap Berlaga di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.