Pertahankan Zero Accident, PT Bumi Suksesindo Dianugerahi Penghargaan oleh Gubernur Jatim

PT Bumi Suksesindo raih penghargaan zero accident dari Gubernur Jawa Timur sebagai bukti komitmennya dalam menjaga keselamatan di sektor pertambangan.

Tayang:
Editor: Content Writer
dok. PT Bumi Suksesindo
KOMITMEN PENERAPAN K3 - PT Bumi Suksesindo (BSI) raih penghargaan zero accident dari Gubernur Jawa Timur dan diserahkan oleh Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur di Auditorium Tujuh Bukit, pada Kamis (13/2/2025). Penghargaan ini merupakan bukti komitmen BSI dalam menjaga keselamatan di sektor pertambangan. 

TRIBUNJATIM.COM – PT Bumi Suksesindo (BSI) berhasil menerima penghargaan zero accident dari Gubernur Jawa Timur sebagai bukti komitmennya dalam menjaga keselamatan di sektor pertambangan.

Sebagai anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk yang berfokus pada keselamatan dan kesejahteraan karyawan, BSI sukses menerapkan program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan mencatat 8.341.807 jam kerja tanpa kecelakaan, terhitung sejak 13 Desember 2023 hingga 31 Oktober 2024.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur dalam acara yang berlangsung di Auditorium Tujuh Bukit, pada Kamis (13/2/2025).

Terkait penghargaan yang diterima, Safety Superintendent PT BSI, Yan Probo Hanggoro, optimis bahwa tingkat kematangan keselamatan (safety maturity level – SML) PT BSI akan terus meningkat. Saat ini, BSI berada pada level compliant/planned (terencana).

Baca juga: Bulan K3, Ceria Perkuat Pelaksanaan K3 Bertema Sehat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha

“Terima kasih kepada teman-teman karyawan semua atas komitmen safety-nya. Penghargaan ini semoga bisa memacu kita untuk semakin dewasa dalam menerapkan keselamatan pertambangan,” kata Hanggoro saat menerima penghargaan.

Sementara itu, Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda Disnakertrans Provinsi Jawa Timur, Hendri Taryono, S.H., M.Hum., mengungkapkan bahwa penghargaan zero accident diberikan berdasarkan evaluasi terhadap kinerja keselamatan pertambangan PT BSI dalam satu tahun terakhir.

“Hal yang paling pokok adalah tidak terjadi kecelakaan kerja hingga meninggal,” katanya.

Dari perspektif tanggung jawab perusahaan, Hendri menekankan bahwa penghargaan hanyalah bentuk pendukung dalam penerapan keselamatan kerja. Hal yang lebih penting adalah bagaimana perusahaan dapat memastikan kesehatan dan keselamatan kerja bagi karyawannya.

“Apabila para karyawan bekerja dengan aman dan selamat, produktivitas pun meningkat,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved