Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Entertainment

Sosok Fariz RM Baru Saja Ditangkap karena Narkoba, Kali Ke-4 Sang Musisi Tersandung Kasus yang Sama

Sosok Fariz RM, musisi ditangkap karena kasus narkoba. Kali ke-4 kali terjerembab dalam kasus yang sama.

Editor: Hefty Suud
Istimewa via Tribun Jakarta
KASUS NARKOBA FARIZ RM - Fariz RM diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (19/2/2025). Sang musisi Tanah Air kembali terjerat kasus narkoba. 

TRIBUNJATIM.COM - Dunia entertainment Tanah Air kembali dihebohkan dengan kasus narkoba

Musisi Fariz RM ditangkap polisi untuk keempat kalinya karena barang haram tersebut. 

Kabar ini dibenarkan oleh Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andri Kurniawan pada Rabu (19/2/2025).

"Benar inisial FRM diamankan," ungkapnya.

PLH Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi pun mengonfirmasi hal ini.

“Ya (Fariz RM ditangkap),” ujar Kombes Pol Nurma Dewi melalui pesan singkat kepada awak media.

Sayangnya, Nurma Dewi belum bisa memberikan keterangan lebih detail mengenai penangkapan Fariz RM.

“Masih dilengkapi data dulu ya,” tutupnya.

Baca juga: Aksi Nekat Bripka AM usai Ditangkap BNN Karena Terlibat Jaringan Pengedar Narkoba, Sosok Pemain Lama

Seperti diketahui sebelumnya, ini bukanlah kali pertama Fariz RM tersandung kasus narkoba.

Fariz RM sebelumnya sudah tiga kali terjerembab dalam kasus yang sama.

Terakhir, Fariz RM diamankan pihak kepolisian lantaran kasus narkoba pada 2018 lalu.

Berikut sosok dan biodata Fariz RM

Sosok dan biodata Fariz RM

Fariz Rustam Munaf ini lahir pada 5 Januari 1959, dikenal secara profesinal sebagai Fariz RM, adalah seorang penyanyi, pemusik dan penulis lagu berkebangsaan Indonesia keturunan Belanda, Betawi dan Minangkabau, Sumatera Barat.

Ia dikenal atas lagu-lagu ciptaannya, seperti "Barcelona" dan "Sakura", yang menjadi hits pada awal dekade 1980-an.

Melansir wikipedia, Fariz lahir dari keluarga pemusik, pasangan Rustam Munaf asal Minangkabau dan Hj. Anna Reijnenberg seorang campuran Belanda-Betawi.

Ayahnya adalah seorang penyanyi di RRI Jakarta, sedangkan ibunya adalah seorang pelatih piano.

Sejak kecil ia telah diperkenalkan kepada dunia musik. Selain pada ibunya, Fariz belajar piano pada Sunarto Sunaryo dan Prof. Charlotte Sutrisno JP.

Baca juga: Sosok Radja Nainggolan, Keturunan Indonesia Eks Inter Milan dan AS Roma Kini Terseret Kasus Narkoba

Perjalanan Karir

FARIZ RM DITANGKAP - Fariz Rustam Munaf, musisi legendaris tanah air. Fariz RM baru saja ditangkap terkait narkotika
FARIZ RM DITANGKAP - Fariz Rustam Munaf, musisi legendaris tanah air. Fariz RM baru saja ditangkap terkait narkotika (Ist)

Fariz mengawali kariernya sejak berusia 12 tahun. Ia membentuk Young Gipsy bersama Debby Nasution dan Odink Nasution.

Fariz juga bekerja sama dengan Addie M.S., Adjie Soetama, dan Iman R.N. untuk membuat operet di acara perpisahaan sekolahnya.

Karier profesionalnya diawali tahun 1977, bersama Adjie Soetama, Raidy Noor, Addie MS, dan Ikang Fawzi yang juga telah berteman dengan Fariz sejak duduk di bangku SMAN 3 Jakarta.

Fariz menjajal kemampuannya di Lomba Cipta Lagu Remaja yang diadakan Radio Prambors.

Langkah pertamanya ini berhasil membawanya duduk manis di urutan ketiga. Tawaran band pun mulai datang menghampirinya.

Fariz melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung dengan mengambil fokus studi Seni Rupa.

Di samping menimba ilmu, Fariz juga memperdalam teknik bermusiknya.

Baca juga: 4 Fakta Satpam Dibunuh Anak Majikan di Bogor, Pelaku Positif Narkoba hingga Tak Terima Ditegur Ibu

Baca juga: Dulu Coba-Coba Narkoba, Chandrika Chika Kini Dipolisikan Gegara Penganiayaan, Video Viral di Medsos

Ia menjadi keyboardist pengganti di band beraliran rock, Giant Step.

Selain itu, Fariz juga mengisi posisi drummer untuk band rock The Rollies.

Musisi multitalenta ini juga dipercaya untuk mengiringi kelompok musik asal Bandung pimpinan Harry Roesli tahun 1979 silam.

Selang setahun, Fariz merilis album Sakura. Tidak tanggung-tanggung, dirinya memainkan drum, gitar, keyboard, bass, hingga perkusi sendirian.

Dengan warna musik yang fresh dan groovy, album tersebut sukses besar. Nama Fariz RM pun semakin melambung.

Meski pasaran musik kala itu masih mendayu-dayu, namun Fariz menawarkan warna baru ke masyarakat.

Musik-musik karya Fariz bisa membuat penikmatnya menari. Ia berhasil menonjolkan aransemen brass section sebagai aksentuasi dan teknik bernyanyi falsetto.

Fariz dan Erwin Gutawa menciptakan grup musik Transs. Di sanalah Fariz memperkenalkan musik fusion yang memadukan jazz dan rock.

BREAKING NEWS! -  Fariz RM Baru Saja Ditangkap karena Terjerat Narkoba Ke-4 Kali,  Apa Barbuknya?
BREAKING NEWS! - Fariz RM Baru Saja Ditangkap karena Terjerat Narkoba Ke-4 Kali, Apa Barbuknya? (Tribunnews/ Irwan Rismawan)

Konsep ini akhirnya berhasil menginspirasi musisi lainnya untuk mengadopsi genre serupa seperti seperti Krakatau, Karimata, dan Emerald.

Trans berhasil menelurkan dua album Hotel San Vicente (1981) dan Tembang Remaja ’81 (1981).

Lalu pada tahun 1983, Fariz bergabung dengan Wow! Bersama Iwan Madjid dan Darwin B Rachman. Mereka bertiga menelurkan album Produk Hijau.

Lagi-lagi, lewat bandnya ini Fariz yang berprofesi sebagai drummer menawarkan nuansa rock progresif ke masyarakat.

Namun sayangnya, setelah debut album dirilis, Fariz justru mengundurkan diri dari band tersebut.

Dalam hal asmara, Fariz telah menikah dengan Oneng Diana Riyadini pada tahun 1989.

Dari pernikahannya mereka dikaruniai 3 orang anak, yaitu Ramanitya Khadifa, si kembar Ravenska Atwinda Difa dan Rivenski Atwinda Difa, serta Syavergio Avia Difaputra.

Namun sayang, Ramanitya Khadifa wafat karena paru-parunya tidak berkembang.

Selama berkarier di dunia musik, hingga tahun 2012, Fariz tercatat telah merilis 21 album solo, 72 album kolaborasi, 18 album soundtrack, 27 album produksi di mana dia berperan sebagai produser, serta 13 album internasional yang dirilis di Eropa dan Asia Pasifik.

Meski kariernya cemerlang, namun Fariz memiliki sisi lain yang kelam. Ia pernah kecanduan alkohol dan narkoba.

Kebiasaan buruk itu telah mebuat Fariz mengidap kanker liver pada 1996. Penyakit itu pula yang membuatnya tidak seproduktif tahun 80-an.

Ia kali pertama kali diciduk polisi karena kasus narkoba pada Minggu 28 Oktober 2007 di kawasan Jalan Radio Dalam, Jakarta Selatan. 

Fariz diamankan berikut barang bukti 1,5 linting ganja seberat 5 gram yang disimpan dalam bungkus rokok.

Usai bebas, dia kembali ditangkap pada tahun 2015 saat mengisap ganja di rumahnya di Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. 

Polisi menyita barang bukti berupa ganja pada asbak di atas meja. 

Untuk ketiga kalinya Fariz ditangkap pada Jumat (24/8/2018).

Penangkapan Fariz RM pada Rabu (19/2/2025) menjadi kali keempatnya tersandung kasus narkoba.

Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com

Berita Seleb lainnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved