Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Entertainment

Codeblu Ngaku Review Jelek Toko Roti dari Berita Palsu, Istri Bantah Pemerasan: 1 Konten Rp 43 Juta

Food vlogger Codeblu mengaku beri review jelek toko roti dari berita palsu. Codeblu meminta maaf karena menyebarkan berita palsu tersebut.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
Youtube dr. Richard Lee, MARS
REVIEW CODEBLUE - Sosok food vlogger Codblu saat tampil di Youtube dr. Richard Lee, MARS pada tahun 2023. Terbaru, Codeblu minta maaf kepada toko roti karena beri review jelek berdasarkan berita palsu. Istrinya jelaskan soal tuduhan pemerasan. 

TRIBUNJATIM.COM - Food vlogger Codeblu mengaku beri review jelek toko roti dari berita palsu.

Codeblu meminta maaf karena menyebarkan berita palsu tersebut.

Itu terungkap setelah ia mendadak mengunggah video permintaan maaf pada salah satu toko kue atas ulasannya beberapa waktu lalu.

Dalam videonya, Codeblu meminta maaf karena telah menyebarkan berita palsu terkait brand tersebut di media sosial.

"Minta maaf kepada brand CT," kata Codeblu, dikutip Jumat (28/2/2025).

"Saya telah menyebarkan berita palsu yang didapat dari sumber yang bermasalah hingga menimbulkan kerugian bagi pihak CT dan masyarakat Indoesia, meresahkan banyak orang," sambungnya, melansir dari Kompas.com.

Pria lulusan S2 Financial Engineering itu juga berjanji tidak akan mengulangi hal demikian.

"Saya minta maaf sepenuh-penuhnya dan tidak akan saya ulangi lagi hal serupa di masa yang akan datang," ucap Codeblu.

Permasalahan ini bermula dari ulasan Codeblu pada 15 November 2024 tentang salah satu toko cake and patisserrie yang diduga memberikan nastar berjamur ke sebuah panti asuhan.

Saat itu Codeblu mengaku mendapat informasi tersebut dari seseorang yang diduga bekerja di toko tersebut.

Tak hanya memberikan komentar terkait nastar berjamur, Codeblu juga menyinggung buruknya kondisi dapur di toko tersebut.

Akibatnya, banyak netizen ikut mengkritik toko kue tersebut.

Baca juga: Sosok Codeblu, Vlogger Viral Diduga Peras Toko Roti Rp600 Juta, Pernah Disindir Farida Nurhan: Sok

Menanggapi viralnya tudingan tersebut, pihak toko kue brand CT itu mengeluarkan pernyataan berisi bantahan pada 17 November 2024.

"Menanggapi isu yang beredar terkait tuduhan bahwa perusahaan kami telah mendistribusikan produk kadaluarsa dan berjamur ke Panti Asuhan, perusahaan melakukan tinjauan internal dan tidak menemukan bukti tersebut," tulis toko kue tersebut di akun media sosialnya.

"Produk yang dikeluarkan dalam program CSR tersebut telah melewatiproses Quality Control dan merupakan produk yang baik serta aman untuk dikonsumsi," lanjut mereka.

Kemudian pada Januari 2025, Codeblu membuat video yang berisi teguran lagi kepada toko kue tersebut setelah menerima laporan dari beberapa orang.

"Gue cuma menyalurkan ini ada orang mau suaranya didengar udah gue salurkan, selalu begitu," kata Codeblu.

Baca juga: Restoran Sec Bowl Hancurkan Semua Peralatan Makannya dan Tutup Gerai usai Diviralkan Codeblu: Lalai

Sementara itu, Rosa, istri dari Codeblu buka suara setelah suaminya dituding melakukan pemerasan.

Tak terima suaminya dituding melakukan pemerasan karena percakapan yang beredar di media sosial, Rosa menjelaskan awal mula.

"Pemerasan itu tidak terjadi dan tidak benar sama sekali," kata Rosa dikutip dari akun TikTok Codeblu, Minggu (2/3/2025).

"Rp 350 juta itu untuk 8 konten yang which is satu konten 43 jutaan," jelasnya.

Menjelaskan bahwa harga tersebut adalah sangat wajar bagi influencer dengan followers akun lebih dari 1 juta.

"Dan Rp 43 juta itu normal untuk influencer yang followers-nya di atas satu juta. Rp 43 juta untuk 2 sosmed," ungkap Rosa.

"Nah itu negosiasi batal, uang tidak kita terima sama sekali, sepeserpun," tegasnya.

Begitu juga dengan tarif Rp 600 juta Codeblu yang ikut viral di media sosial.

"Rp 600 juta itu kalau misalnya ngikutin rate cardnya Codeblu. Sedangkan kita over sudah didiskon," ucap Rosa.

Video permintaan maaf yang Codeblu buat sebelumnya juga ditujukan atas kesalahannya memberikan teguran karena mendapat sumber yang tidak benar.

Tapi bukan meminta maaf untuk tudingan melakukan pemerasan, karena menurut Rosa itu memang tidak terjadi.

"Kalian bisa lihat sendiri di videonya Codeblu itu, tidak ada disebutkan 'saya minta maaf karena pemerasan.' Ya karena memang tidak terjadi pemerasan," ucap Rosa tegas.

Rosa mengatakan, semua tudingan terhadap suaminya itu tidak benar.

"Kalian cuma tahu Codeblu pemerasan, Codeblu jahat, Codeblu matiin rezeki orang, tapi gue kan yang tinggal sama dia," kata Rosa.

"Dia orang baik, suka bantu suka nolong," lanjutnya.

Baca juga: Sosok Codeblu Kalahkan Chef Arnold di Ring Tinju, Konten Kreator Review Makanan dengan Komen Pedas

Ramai tudingan tarif ratusan juta untuk menghapus review makanan ini berawal dari percakapan yang tersebar di media sosial.

Dalam tangkapan layar percakapan itu Codeblu diduga meminta uang tebusan Rp 350 juta hingga Rp 600 juta untuk menghapus video review atas salah satu toko kue yang sebelumnya juga ramai di kontennya.

Namun hal ini sempat juga dibantah oleh Codeblu yang menantang untuk melaporkannya jika itu terbukti benar pemerasan.

"Gue tidak pernah terima fee take down video. Enggak pernah mau, dan enggak akan pernah," kata Codeblu.

"Ini pure kerjasama, campaign. Kalau enggak sanggup bayar enggak usah," ucapnya kemudian.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved