Gencarkan Razia Balap Liar selama Ramadan 2025, Kapolres Jombang: Beri Efek Jera

Selama Ramadan 2025, situasi yang kerap kali membuat resah masyarakat adalah ajang balap liar para pemuda.

Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/Polres Jombang
RAZIA BALAP LIAR DI JOMBANG - Puluhan kendaraan bermotor yang tidak sesuai spesifikasi diamankan pihak kepolisian setelah dilakukan razia balap liar di Jalur Bypass Cukir, kawasan Makam Gus Dur, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Senin (3/3/2025). Komitmen bakal razia seluruh aksi balap liar selama Ramadan di Kabupaten Jombang.  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Pujie Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Selama Ramadan 2025, situasi yang kerap kali membuat resah masyarakat adalah ajang balap liar para pemuda.

Menjelang berbuka atau mendekati waktu sahur adalah waktu para pemuda menggeber sepeda motornya dan tak tau arah balapan di jalan. 

Merespon hal ini, Polres Jombang sudah melakukan pemantauan dan telah melakukan penertiban agenda balap liar.

Salah satu yang kerap dijadikan lokasi balap liar adalah di Jalur Bypass Cukir, kawasan Makam Gus Dur, Kecamatan Diwek, Jombang. 

Dari informasi yang beredar, pihak  kepolisian melakukan penertiban dan menyita puluhan kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada Senin (3/3/2025) Sore. 

Baca juga: Efisiensi Anggaran Mulai Berlaku di Jombang, Konsumsi Rapat hingga Perjalanan Dinas Dipangkas

Operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas balap liar di area tersebut. Pada operasi tersebut, polisi mengepung lokasi balap liar dan mengamankan pemuda yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Selain itu, sebanyak 51 sepeda motor tanpa surat lengkap dan yang telah dimodifikasi turut disita sebagai barang bukti.  

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan dalam keterangan yang diterima pada Selasa (4/3/2025) menegaskan, bahwa razia ini bertujuan untuk memberikan efek jera dan mencegah para remaja terlibat dalam kegiatan yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.  

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para remaja, untuk tidak melakukan balap liar. Selain melanggar hukum, kegiatan ini sangat berbahaya, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Kami akan terus melakukan razia untuk memastikan keselamatan dan ketertiban di wilayah Jombang," ucap AKBP Ardi Kurniawan.  

Baca juga: Yuliati Warsubi Dilantik Jadi Ketua TP PKK Jombang, Pernah Jabat Tingkat Desa Selama 17 Tahun

Kapolres Jombang juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam melaporkan aktivitas balap liar agar pihak kepolisian dapat segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Jombang.

Kapolres juga menegaskan, selama bulan ramadan berlangsung pihaknya akan terus melakukan operasi balap liar di seluruh wilayah Kabupaten Jombang tanpa terkecuali. 

"Tanpa terkecuali, kami akan tertibkan jika menemukan aksi balap liar selama bulan Ramadan di seluruh wilayah Kabupaten Jombang," pungkasnya. 

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved