Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

6 Lokasi Terdampak Banjir di Sampang Madura, Sejumlah Motor Mogok Saat Terjang Genangan Air

Enam lokasi terdampak banjir di Sampang Madura, sejumlah motor mogok saat terjang genangan di Jalan Raya Imam Bonjol.

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Hanggara Syahputra
BANJIR - Kondisi banjir di Jalan Raya Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Jumat (7/3/2025). Karena nekat menerjang banjir, sejumlah motor mogok. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanggara Syahputra

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Intensitas hujan di wilayah utara Kabupaten Sampang, Madura, yang cukup tinggi, mengakibatkan debit air sungai di beberapa desa meluap hingga menggenangi permukiman warga di wilayah Kecamatan Sampang, Jumat (7/3/2025).

Sementara ini, terdapat enam lokasi terdampak banjir di wilayah Kecamatan Sampang dengan ketinggian air bervariasi, di antaranya, Desa Banyumas sekitar 80 cm, dan Desa Kamuning 30 cm.

Kemudian, Desa Tanggumong 30 cm, Jalan Raya Pangilen 20 cm, Jalan Raya Panggung 30 cm, dan Jalan Imam Bonjol 20 cm.

Pantauan Tribun Jatim Network, di Jalan Raya Imam Bonjol dengan ketinggian banjir 20 cm, masih banyak kendaraan roda 2 dan 4 melintas.

Sehingga, sejumlah kendaraan, terutama roda dua mengalami mogok. 

Sedangkan, untuk ketinggian air banjir terus mengalami tanda-tanda semakin tinggi dan diperkirakan wilayah terdampak banjir akan bertambah.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Muhammad Hozen mengatakan, diharapkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi BPBD atau pihak terkait lainnya.

"Dari laporan kondisi wilayah Kabupaten Sampang terpantau siaga 2," ujarnya.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Bojonegoro, Rendam Permukiman Warga hingga Jalan Raya

Begitu juga kondisi beberapa sungai di sejumlah desa terdampak banjir berstatus siaga 2, seperti ketinggian air di Sungai Moktesareh, air sungai di Jembatan Tenjuy, dan air Sungai Banyumas terpantau di atas tanda merah.

"Kondisi ketinggian air Sungai Kamuning terpantau siaga 2 dan kondisi ketinggian air Sungai Moktesareh melalui alat EWS terpantau 3,93 M," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved