Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Ayah Emosi Tahu Anaknya Dikeroyok saat Tadarus, Sesak Napas Berakhir Meninggal, Ini 5 Sosok Pelaku

Saat mediasi dengan pelaku, ayah korban emosi hingga pingsan dan dinyatakan meninggal dunia diduga akibat serangan jantung.

Editor: Olga Mardianita
Instagram/muslimvox
DIKEROYOK SAAT TADARUS - Tangkapan layar video pengeroyokan yang dialami tiga pelajar di Aceh, Minggu (2/3/2025). Ayah salah satu korban meninggal dunia usai mengetahui kejadian tersebut. Dia diduga terkena serangan jantung. 

TRIBUNJATIM.COM - Pengeroyokan terjadi pada tiga pelajar di Kampung Bener Kelipah Selatan, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Minggu (2/3/2025) siang.

Korban diketahui tengah membaca Al Quran di masjid saat kejadian itu berlangsung.

Mengetahui hal itu, ayah salah satu korban emosi saat mediasi dengan pihak pelaku.

Tak ayal, emosi tersebut membuatnya pingsan sampai meregang nyawa.

Tindak kriminal ini sempat viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @muslimvox pada Jumat (7/3/2025).

Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

Baca juga: Pemuda di Surabaya Keroyok Pengendara Motor saat Menunggu di Lampu Merah, Tak Terima Saling Melotot

Dalam video viral itu memperlihatkan sekelompok pemuda masuk ke masjid.

Mereka langsung melakukan kekerasan kepada 3 pemuda yang berada di dalam masjid tersebut.

Diketahui ketiga korban itu dikeroyok saat tadarus membaca Al Quran.

Terlihat korban dipukuli bahkan ditendang di bagian kepala tanpa perlawanan.

Sontak video aksi pengeroyokan kepada 3 pemuda yang tadarus di Masjid itu memicu beragam reaksi warganet.

Dari kejadian itu, belakangan diketahui nasib pilu 3 pemuda setelah pengeroyokan tersebut.

Dikutip dari Serambinews.com, akibat kejadian itu, ayah salah satu korban meninggal dunia setelah mendengar kabar anaknya dikeroyok sekelompok orang di Masjid.

Baca juga: Aksi Beringas Gangster di Jombang, Tendang Motor dan Keroyok Pemuda di Jalan Raya, Korban Luka-Luka

Ayah korban bernama Armansyah  meninggal dunia saat dilakukan mediasi pada Selasa.

Diketahui ayah korban itu datang ke tempat mediasi dengan kondisi emosi tak terima anaknya dipukul.

Setelah meluapkan emosi, ayah korban itu mengalami sesak napas hingga pingsan.

Ia sempat dibawa ke rumah, namun saat tiba ayah korban itu meninggal dunia diduga kena serangan jantung.

"Ketika disana tiba-tiba orang tua dari korban tersebut yakni Armanysah mengalami sesak nafas hingga pingsan. Ia sempat dilarikan kerumahnya, tapi sesampai dirumah, Armansyah dikabarkam meninggal dunia," ujar Kapolsek Bandar, Ipda Gunawan AD, dikutip dari Serambinews.com, Jumay (7/3/2025).

Meninggalnya ayah korban itu sempat membuat mediasi kedua pihak tertunda.

Pihak keluarga pun menerangkan, selama ini Armansyah mengalami sakit jantung.

Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek Bandar, Ipda Gunawan AD dalam keterangan resminya, Kamis (6/3/2025) membenarkan adanya aksi pengeroyokan tersebut.

Ia mengungkap pengeroyokan itu terjadi antara sesama pelajar.

Menurut Ipda Gunawan, dalam kasus pengoroyokan pemuda saat tadarus di Masjid itu ada 5 pelajar yang menjadi terduga pelaku.

Kelima terduga pelaku di antaranya berinisial YN (16), TA (16), AK (16), RD (16), dan IN (16).

Diketahui kelimanya merupakan remaja dari Kampung Gunung Musara, Aceh.

Sedangkan 3 pemuda yang menjadi korban pengeroyokan lima pelajar itu di antaranya Candra (16), Hairul Hadi (16), dan Ikram (16).

Baca juga: Viral Video Istri Ajak Dua Anaknya Keroyok Pelakor Suami, Korban sempat Dijemput dari Kontrakan

Ketiga korban adalah pelajar dari kampung Kampung Bener Kelipah Selatan, Aceh.

Sementara ini, Kapolsek Bandar, Ipda Gunawan belum menjelaskan lebih detail terkait motif pengeroyokan tersebut.

Pasca kejadian itu apara setempat melakukan mediasi perdamaian.


Pihaknya pun turut melakukan mediasi dan pendampingan kepada korban agar kasus itu daoat diselesaikan.

"Jadi terhadap kasus ini sedang proses mediasi, kita berharap dengan viralnya video pengeroyokan tersebut, masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi, kita dari kepolisian tetap melakukan pendampingan.”

“Kami terus berupaya mencari solusi terbaik agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Jika tidak ada kesepakatan, kami mempersilakan pihak keluarga korban menempuh jalur hukum yang berlaku," paparnya. 

Warganet Geram

Video aksi pengeroyokan kepada 3 pemuda saat tadarus di Masjid di Kabupaten Bener Meriah, Aceh ini sempat viral di media sosial.

Seperti yang terlihat dalam video yang dibagikan akun Instagram @muslimvox, dikutip Jumat (7/3/2025).

Tak sedikit warganet yang bereaksi geram melihat video aksi nasib pilu 3 pemuda yang jadi korban pengeroyokan oleh remaja lainnya tersebut.

Warganet juga prihatin karena terduga pelaku pun masih remaja.

Sejumlah warganet pun menyarankan agar kasus tersebut dibawa ke ranah hukum untuk memberikan efek jera kepada para pelaku.

Berikut beragam komentar warganet.

Baca juga: Perkara Tisu, Petugas SPBU Keroyok Pembeli, Bermula dari Buang Sampah di Lantai Berujung Marah

"Enak bener cara kekeluargaan , saya yg buka siapa2 aja pingin banget balas dendam, setan mana itu yg lepas dr neraka ya Allah"

"Apakah di negara lain ada penjara untuk anak?"

"Emangnya mereka keluarga? Lagian hukum kekeluargaan berkaitan dengan urusan rumah tangga bukan pemukulan"

"Gunanya polisi apaan, gunanya dibikin penjara bwt apaan.. Jelas⊃2; dia dipukulin, ngapain pake jalur ke keluargaan, jalur hukum lahhh..."

"Umur 16 th harusnya udh bisa mikir Musholla bukan tempat anarkis main jagoanbegitu, yg ngeroyok gk bakal tenang hidupnya bikin meninggal orang tua yg gk tau apa2"

----- 

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id

Berita Jatim dan berita viral lainnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved