Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Mojokerto, Gus Barra Tinjau Perbaikan di Jalur Mudik Lebaran

Banyak warga keluhkan jalan berlubang di Mojokerto, Bupati Gus Barra meninjau perbaikan jalan di jalur mudik Lebaran 2025.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Pemkab Mojokerto
PERBAIKAN JALAN - Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau Gus Barra didampingi Kadis PUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi saat meninjau perbaikan jalan di Mojosari dan Ngoro-Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (23/3/2025). Perbaikan jalan Kabupaten Mojokerto tersebut, sebagai langkah antisipasi kecelakaan akibat jalan rusak di sepanjang jalur mudik. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra meninjau perbaikan ruas jalan, untuk mensukseskan arus mudik Lebaran 2025.

Perbaikan jalan Kabupaten Mojokerto tersebut, sekaligus sebagai langkah antisipasi kecelakaan akibat jalan rusak di sepanjang jalur mudik.

Gus Barra, sapaan Muhammad Al Barra, didampingi Kadis PUPR Rinaldi Rizal Sabirin, meninjau langsung perbaikan ruas Jalan Niaga, Kecamatan Mojosari, ruas Purwojati-Trawas Desa Jampang, Ngoro arah Desa Jolotundo.

"Kami sekarang bersama Bapak Kepala Dinas PUPR melihat, menginspeksi jalan-jalan yang berlubang yang perlu kita aspal untuk kesiapan Lebaran," kata Gus Barra, Minggu (23/3/2025).

Menurut Gus Barra, sejumlah ruas jalan berlubang dikeluhkan masyarakat, seperti Jalan Ngoro-Mojosari dan Bangsal yang merupakan jalan nasional.

Sedangkan, ruas Krian Sidoarjo-Mojosari-Pacet merupakan jalan provinsi.

Dirinya akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk perbaikan jalan tersebut, baik wewenang pemerintah pusat maupun Pemprov Jatim.

Baca juga: Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi pada 27-28 Maret 2025, Polda Jatim Pantau Pakai Alat Canggih

"Kita akan terus bersurat, masih menunggu jawaban agar ketika ada masalah berlubang dan sebagainya di jalan nasional maupun provinsi," pungkasnya.

Diharapkan dengan perbaikan cepat dan tepat, dapat mengurangi risiko fatalitas kecelakaan akibat jalan rusak.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved