Bulog Bondowoso Serap Hampir 2.000 Ton Gabah Kering Panen Petani

Bulog Bondowoso mencatatkan kemajuan signifikan dalam pengadaan gabah hingga saat ini, mencapai 1.996.441 kilogram (kg) atau hampir 2.000 ton setara G

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/Sinca Ari Pangistu
PETANI - Foto ilustrasi sejumlah petani dan PPL terlihat tengah membersihkan dan menimbang gabah seusai panen padi di Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, pada Senin (7/4/2025) kemarin. Bulog Bondowoso hingga saat ini telah menyerap sekitar 2.000 ton gabah kering petani. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Bulog Bondowoso mencatatkan kemajuan signifikan dalam pengadaan gabah hingga saat ini, mencapai 1.996.441 kilogram (kg) atau hampir 2.000 ton setara Gabah Kering Panen (GKP).

Gabah-gabah tersebut dibeli dengan harga Rp 6.500 per kg, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan petani.

Hesty Retno Kusumastuti, Pemimpin Cabang BULOG Bondowoso mengungkapkan bahwa pengadaan gabah ini merupakan bagian dari implementasi program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional.

"Kami terus bekerja sama dan bersinergi dengan petani, kelompok tani, serta penggilingan padi," ujarnya.

Ia berharap petani dapat merasakan manfaat langsung dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Baca juga: Bulog Bojonegoro Sebut Serapan Gabah di Lamongan Capai 82 Persen, Jadi yang Tertinggi di Jatim

Menurut Hesty, Bulog Bondowoso berkomitmen untuk terus melaksanakan pengadaan gabah hingga target yang telah ditetapkan tercapai.

Program ini tidak hanya mendukung petani dengan harga yang lebih stabil, tetapi juga memastikan ketahanan pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dengan pencapaian yang seiring waktu terus meningkat, Bulog Bondowoso terus berupaya menyelesaikan penugasan pemerintah terkait pengadaan gabah dan beras sesuai target yang telah ditetapkan pada tahun 2025.

"Ini demi menjaga kestabilan harga beras dan ketahanan pangan di wilayah Bondowoso," ujarnya.

Seorang petani memberikan respon positif atas kebijakan ini. Salah satu petani Ruly, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya kenaikan harga gabah ini sangat membantu. "Harga yang ditawarkan oleh Bulog sangat membantu kami untuk mendapatkan pendapatan yang lebih baik," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved