Paus Fransiskus Meninggal Dunia

Sosok Paus Fransiskus, Pernah Kunjungi Masjid Istiqlal, Mengenang Momen Indah dengan Nasaruddin Umar

Momen manis terekam saat Paus Fransiskus ditemani oleh imam besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar yang kini menjadi Menteri Agama RI.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Tangkapan layar YouTube via Tribunnews
PAUS FRANSISKUS - Momen manis kebersamaan Paus Fransiskus dan imam besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta pada 5 September 2024 lalu. 

TRIBUNJATIM.COM - Sosok Paus Fransiskus yang meninggal dunia pada Senin (21/4/2025) pernah mengunjungi Masjid Istiqlal di Indonesia.

Momen manis terekam saat Paus Fransiskus ditemani oleh imam besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar yang kini menjadi Menteri Agama RI.

Diketahui, Paus Fransiskus meninggal di usia 88 tahun.

Ia meninggal di kediamannya di Casa Santa Marta, Vatikan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sempat Dirawat di RS, Paus Fransiskus Meninggal Dunia

Bagian atas kepala Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus tampak dicium Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar setelah berpidato di hadapan tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (5/9/2024), setelah meneken Deklarasi Istiqlal.
Bagian atas kepala Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus tampak dicium Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar setelah berpidato di hadapan tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (5/9/2024), setelah meneken Deklarasi Istiqlal. (Tangkapan Layar Video via Tribun Medan)

Pada pukul 09:45 waktu setempat, Kardinal Kevin Farrel, Camerlengo Vatikan, mengumumkan wafatnya Paus Fransiskus.

“Pada pukul 07:35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke Rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya," ungkap Kardinal Kevin Farrel seperti dikutip dari Vaticannews, Senin (21/4/2025).

Paus sempat dirawat di Rumah Sakit Gemelli pada Jumat (14/2/2025), setelah menderita pneumonnia.

Setelah 38 hari di rumah sakit, Paus kembali ke kediamannya di Vatikan di Casa Santa Marta untuk melanjutkan pemulihannya

Paus Fransiskus memiliki momen manis saat berkunjung ke Indonesia. Momen tersebut adalah pertemuan pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus dengan Imam Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar menjadi paling bersejarah.

Sri Paus dan Nasaruddin Umar saling bersalaman saat hendak berpisah usai acara bersama tokoh-tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Kamis (5/9/2024).

Tak berhenti sampai di situ, Nasaruddin Umar tampak mengecup dahi Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus membalasnya dengan mencium tangan Imam Masjid Istiqlal itu.

Keakraban dua pemuka agama itu diabadikan dalam foto dan tersiar di banyak media nasional maupun internasional.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Joanes Joko merinding menyaksikan momen yang luar biasa ditunjukkan Paus Fransiskus dan Nasaruddin Umar.

"Kalau saya melihat foto itu, mau berkaca-kaca ini, speechless," ujar Joko saat wawancara eksklusif dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Jumat (6/9/2024).

Paus Fransiskus juga sempat menyampaikan pidato di hadapan tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta setelah meneken Deklarasi Istiqlal. 

Dalam pidatonya yang puitis dan penuh pesan ini, Sri Paus menyatakan kekagumannya terhadap toleransi beragama yang berlangsung di Indonesia dan bagiamana toleransi itu disimbolkan dalam Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Gereja Katedral dengan Istiqlal.

Paus juga secara langsung menyebut "Bhinneka Tunggal Ika" yang sontak disambut senyum dan riuh tepuk tangan hadirin.

Paus berpesan supaya keragaman ini tidak dinodai dengan paksaan atas dogma satu sama lain dan berharap agar penghargaan terhadap keyakinan masing-masing tidak jatuh dalam fundamentalisme yang keras.

Kedatangan Paus disambut dengan irama Marawis dan diberi penjelasan oleh Nasaruddin Umar mengenai terowongan yang dibangun pada tahun 2022.

“Terowongan Silaturahim ini menghubungkan dua rumah ibadah. Di dalamnya terdapat banyak simbol-simbol artistik dan indah yang melambangkan toleransi beragama,” kata Nasaruddin Umar.

Sepanjang jalan, Paus Fransiskus pun terkesan dengan keberadaan terowongan itu, hingga ia menegaskan pentingnya peran umat beragama dalam membangun toleransi.

 "Kita kaum beriman yang berasal dari tradisi keagamaan yang berbeda, memiliki sebuah tugas membantu semua orang melewati terowongan ini dengan pandangan yang diarahkan menuju terang," ujar Paus.

 "Di akhir perjalanan kita akan mampu mengenal dalam diri mereka yang berjalan di samping kita, seorang saudara-seorang saudari yang dengannya kita dapat saling mendukung dalam kehidupan satu sama lain,” sambung Paus.

Paus Fransiskus kemudian mengakhiri pidatonya dengan harapan agar komunitas di Indonesia semakin terbuka terhadap dialog antar umat beragama dan menjadi simbol perdamaian.

Kesederhanaan Paus Fransiskus

Berikut ini sosok Paus Fransiskus yang dikabarkan meninggal dunia.

Paus Fransiskus meninggal di usia 88 tahun pada Senin (21/4/2025) pagi waktu setempat.

Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan juga sederhana.

Selain itu, Paus Fransiskus juga pribadi yang murah senyum.

Tahun lalu, Paus berkesempatan untuk mengunjungi Indonesia.

Kabar duka meninggalnya Paus ini diumumkan oleh Kardinal Kevin Farrell, Camerlengo Vatikan, pada Senin pukul 9:45.

“Pukul 7.35 pagi ini, Uskup Roma, Paus Fransiskus, kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya,” kata Kardinal Kevin Ferrell dalam sebuah pernyataan.

“Dengan rasa syukur yang besar atas teladannya sebagai murid sejati Tuhan Yesus, kami menyerahkan jiwa Paus Fransiskus kepada kasih Tuhan yang tak terbatas dan penuh belas kasihan, Yang Esa dan Tribune,” tambahnya.

Sebelumnya, Paus Fransiskus sempat dirawat di Rumah Sakit Gemelli, Roma, sejak Jumat (14/4/2025), setelah menderita pneumonia.

Setelah 38 hari di rumah sakit, mendiang Paus kembali ke kediamannya di Vatikan di Casa Santa Marta untuk melanjutkan pemulihannya.

Baca juga: Kondisi Kesehatan Paus Fransiskus Alami Kemajuan namun Masih Kritis, Hasil Tes Laboratorium Diungkap

Sosok Paus Dikagumi Habib Jafar

Pendakwah Habib Jafar pun memuji sosok Paus Fransiskus yang sederhana dan murah senyum. 

Sikap Paus Fransiskus dinilai sangat mencerminkan toleransi dan perdamaian ketika menyambangi Indonesia.

Salah satu contoh yang kemudian diungkap oleh Habib Jafar ketika Paus Fransiskus menunjukkan kepercayaannya kepada Indonesia dengan membuka kaca mobilnya tanpa keraguan atau kecurigaan. 

Tindakan ini merupakan bentuk keyakinan beliau terhadap masyarakat Indonesia.

"Beliau percaya kepada Indonesia dan yakin kepada Indonesia, sehingga beliau membuka kaca mobilnya tanpa keraguan, tanpa kecurigaan, sebagai bentuk bahwa beliau percaya kepada kita di Indonesia," ujar Habib Jafar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (5/8/2024).

"Selama ini kita sudah mendengar pesan-pesan perdamaian dari Paus Fransiskus, dan kini saatnya kita merasakan langsung kesan perdamaian tersebut dari sosok terpenting dalam agama Katolik," lanjut Habib Jafar.

Paus Fransiskus dikenal murah senyum. Ia juga tanpa sungkan menyalami setiap orang yang ditemuinya. Tentu saja hal itu memperkuat pesan perdamaian agama Katolik. 

Kesan perdamaian tersebut terasa lebih mendalam ketika Paus Fransiskus hadir secara langsung di Indonesia, bukan hanya dari jauh.

"Jadi pesan itu kemudian bersambung dengan sosok Paus yang hadir dengan penuh senyuman, dengan salaman kepada siapa saja yang dilewatinya," kata Habib Jafar.

"Pesan perdamaian dari agama Katolik itu terkonfirmasi berupa kesan perdamaian yang diberikan oleh Paus Fransiskus dari dekat ketika hadir di Indonesia. Selama ini kita dengar dari jauh," lanjutnya.

Habib Jafar juga mengungkapkan kegembiraannya mengikuti acara ini, bahkan menyebut bahwa undangan tersebut ia yang minta kepada Istiqlal.

"Saya senang sekali. Saya telah membaca berbagai karya mengenai Paus Fransiskus dan menonton film serta dokumenter tentang beliau," tandas Habib Jafar.

Baca juga: Gerakan Cabut Paku Warnai Peringatan HUT ke-57 SMA Katolik Tulungagung

Berikut tiga kesederhanaan Paus Fransiskus di Indonesia jadi sorotan: 

Paus Fransiskus tiba di Lapangan Santo Petrus di Vatikan untuk menghadiri audiensi umum mingguannya, Rabu (28/8/2024).
Paus Fransiskus tiba di Lapangan Santo Petrus di Vatikan untuk menghadiri audiensi umum mingguannya, Rabu (28/8/2024). (AP Photo/Andrew Medichini via Kompas.tv)

1. Naik pesawat komersial ke Indonesia

Berdasarkan pantauan dari siaran langsung kedatangan Paus Fransiskus yang tayang di kanal YouTube Kompas.com, Paus dan rombongan mendarat menggunakan pesawat komersil ITA Airways di Bandar Udara (Bandara) Internasional Sokarno-Hatta (Soetta) pukul 11.25 WIB.

Namun, Paus Fransiskus terpantau turun dari pesawat menggunakan lift. Sang Pimpinan Tertinggi Gereja Katolik Roma yang terlihat mengenakan kursi roda ini langsung di disambut oleh dua orang anak yang memberikan hand bouquet.

Diberitakan sebelumnya, kedua anak yang menyambut Paus Fransiskus tersebut adalah Mary Lourdes Wicaksono Atmojo yang berusia 6 tahun dan berasal dari Jakarta Pusat. Lalu, ada Irfan Wael berusia 12 tahun dari Kabupaten Buru, Maluku.

Kemudian, Paus Fransiskus langsung disambut oleh sejumlah menteri dan perwakilan. Antara lain, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Gandi Sulistiyanto dan Duta Besar Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan Michael Trias Kuncahyono.

Selain itu, hadir pula menyambut kedatangan Paus, Uskup Agung Jakarta Kardinal Suharyo.

Ada pula Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunyamin, Duta Besar Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia Uskup Piero Pioppo, Sekretaris Kedutaan Tahta Suci Vatikan Pastur Michael Andrew Pawlowicsz, dan Ketua Panitia Kunjungan Apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia Ignatius Jonan.

2. Enggan menaiki mobil mewah

Paus Fransiskus disebut enggan menggunakan mobil mewah selama kunjungannya ke Indonesia pada 3-6 September 2024. 

Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, mengonfirmasi bahwa Paus memilih menggunakan mobil yang sehari-hari digunakan warga kebanyakan.

"Benar beliau memilih mobil yang banyak digunakan oleh masyarakat, di sini Toyota Innova," kata Suharyo kepada Kompas.com, Senin (2/9/2024).

Ia juga mengonfirmasi bahwa sejauh ini, Paus Fransiskus dijadwalkan terbang ke Indonesia menggunakan pesawat komersil ALITALIA.

Meski terbang dengan pesawat komersil, namun pesawat itu disewa khusus untuk Paus dan rombongan.

Baca juga: Gaji Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik Sedunia Hidup Sederhana, Tiap Bulan Donasi Rp357 Juta

3. Menginap di Kedubes Vatikan

Paus Fransiskus dikabarkan tak akan menginap di hotel selama kunjungannya ke Jakarta pada 3-6 September 2024.

"Beliau memilih tinggal di Kedubes Vatikan di Indonesia. Yang di hotel rombongannya," ujar Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, kepada Kompas.com, Senin (2/9/2024).

Paus juga disebut akan terbang ke Indonesia menggunakan pesawat komersil ALITALIA.

Paus Fransiskus juga disebut enggan menggunakan mobil mewah.

Ia pilih menggunakan mobil yang sehari-hari digunakan warga kebanyakan.

"Benar beliau memilih mobil yang banyak digunakan oleh masyarakat, di sini Toyota Innova," kata Suharyo.

Selama lawatannya ke Tanah Air, pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma itu dijadwalkan bertemu Presiden Joko Widodo, bertandang ke Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, serta memimpin misa di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Madya di hadapan lebih dari 80.000 umat Katolik dari berbagai penjuru.

Kehadiran Paus kelahiran Argentina itu di Indonesia merupakan bagian dari kunjungan apostolik Paus di Asia dan Pasifik.

Kunjungan ini sebetulnya diagendakan pada 2020 lalu, namun tertunda karena pandemi Covid-19.

Berita Viral dan Berita Jatim lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved