Berita Viral

Komunitas Free Runners Diboikot, Palsukan Nomor Peserta hingga Bagi-bagi Bir Gratis Tanpa Izin

Komunitas lari Free Runners Bandung diboikot usai melakukan aksi bagi-bagi bir gratis di event marathon Pocari Sweat Run 2025.

Tayang:
Tangkapan layar video viral/Instagram Freerunners Bandung
DIBOIKOT - Tangkapan layar video bagi-bagi bir gratis saat ajang lari Pocari Sweat Run 2025 yang digelar di Kota Bandung, Sabtu (19/7/2025) dan Minggu (20/7/2025). Komunitas lari Freerunners diboikot panitia seumur hidup. 

TRIBUNJATIM.COM - Komunitas lari Free Runners Bandung diboikot usai melakukan aksi bagi-bagi bir gratis di event marathon Pocari Sweat Run 2025.

Aksinya membuat panitia penyelenggara rugi dan mencederai nama baik hingga kredibilitas brand.

Tak cuma bagikan bir kepada peserta lari marathon tanpa izin, komunitas tersebut juga memalsukan nomor BIB yang dilakukan oleh oknum anggotanya.

Nomor BIB adalah nomor identifikasi peserta yang digunakan dalam lomba lari. 

Nomor ini biasanya terpasang di bagian depan dada peserta dan berfungsi sebagai identitas serta alat untuk mencatat waktu lari.

Selain itu, nomor BIB juga bisa berisi informasi medis penting yang berguna jika terjadi masalah selama lomba. 

Baca juga: Viral Komunitas Lari di Bandung Bagi Bir Gratis saat Lomba, Disanksi Bersih-bersih Balai Kota

Buntut dari kedua kasus tersebut yang menuai kecaman publik, komunitas Freerunners Bandung dipanggil oleh pemerintah Kota Bandung ke Balai Kota. 

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Satpol PP Kota Bandung, komunitas Free Runners Bandung dan Pace and Place (sponsor) dianggap telah melanggar Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.

Kedua belah pihak akan membayar denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta mengumumkan permohonan maaf secara terbuka di media sosial.

"Pace & Place dan Free Runners Bandung siap melakukan pengumuman pelanggaran di media massa berupa permohonan maaf, sudah terbuka dan juga pembayaran biaya paksaan penegak hukum sebesar Rp 5 juta," kata Erwin di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Kamis (24/7/2025), dikutip dari Tribun Jakarta.

Tidak hanya membayar denda, kedua belah pihak yang melanggar juga diminta untuk melakukan kerja sukarela membersihkan area Balai Kota Bandung.

"Mereka dengan sukarela, siap sebagai permohonan maaf, akan membersihkan selama dua minggu di Balai Kota," ujar Erwin.

Erwin berharap apa yang dilakukan Free Runners Bandung dan Pace and Place menjadi pelajaran seluruh pihak agar tidak terulang kembali pada event apa pun yang digelar di Kota Bandung.

"Saya berharap ke depan ini menjadi contoh, jangan sampai terulang kembali. Ini tadi kami sudah mengimbau kepada pihak Pocari Sweat untuk selalu memperhatikan perizinan, juga kepada pihak-pihak yang terlibat di dalam hal ini harus patuh dan taat kepada peraturan yang ada di Kota Bandung," tuturnya.

Baca juga: Kisah Anggota Komunitas Fingerboard Malang, Beralih Hobi Karena Takut Cedera, Kumpul Setiap Minggu

BAGI-BAGI BIR - Tangkapan layar video bagi-bagi bir gratis saat ajang lari Pocari Sweat Run 2025 yang digelar di Kota Bandung, Sabtu (19/7/2025) dan Minggu (20/7/2025). Komunitas lari Freerunners Bandung dan Pace & Place mendapat sanksi dari Pemkot Bandung.
BAGI-BAGI BIR - Tangkapan layar video bagi-bagi bir gratis saat ajang lari Pocari Sweat Run 2025 yang digelar di Kota Bandung, Sabtu (19/7/2025) dan Minggu (20/7/2025). Komunitas lari Freerunners Bandung dan Pace & Place mendapat sanksi dari Pemkot Bandung. (KOLASE Instagram Freerunners Bandung dan Tangkapan layar video viral)

Komunitas Freerunners dan oknum pemalsu BIB Diboikot

Sementara itu, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, menghadiri pertemuan dengan sponsor kegiatan bagi-bagi bir gratis yang dilakukan oleh komunitas lari Free Runner Bandung dalam ajang lomba lari Pocari Sweat Run 2025 di Kota Bandung.

Dalam pertemuan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Bandung tersebut, wanita yang karib disapa Wina ini sangat menyayangkan adanya kegiatan ilegal yang merugikan Pocari Sweat selaku penyelenggara Pocari Sweat Run 2025.

"Kami dari pihak penyelenggara Pocari Sweat Run Indonesia 2025 sangat menyayangkan dan juga kami merasa dirugikan karena kegiatan ini sama sekali tidak ada pemberitahuan ataupun meminta izin atau persetujuan dari pihak penyelenggara," kata Wina di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Kamis (24/7/2025).

Lebih lanjut, Wina menambahkan karena dianggap telah merugikan nama baik dan kredibilitas brand Pocari Sweat, komunitas Free Runners Bandung diboikot selamanya dari kegiatan Pocari Sweat Run di mana pun.

"Nanti kami akan bicarakan kepada pihak Free Runners. Tentunya dengan kejadian seperti ini, ada hal yang akan kami tegaskan. Free Runner juga tidak bisa mengikuti acara Pocari selanjutnya," ujarnya.

Wina pun mengapresiasi ketegasan Pemerintah Kota Bandung dalam pemberian sanksi kepada dua pihak penyelenggara bagi-bagi bir gratis di ajang Pocari Sweat Run 2025 di Kota Bandung.

SANKSI BERAT - Komunitas Freerunners Bandung dan oknum anggotanya mendapatkan sanksi berat berupa larangan mengikuti event lari Pocari Sweat seumur hidup setelah melakukan aksi bagi-bagi bir gratis hingga memalsukan nomor BIB peserta lain.
SANKSI BERAT - Komunitas Freerunners Bandung dan oknum anggotanya mendapatkan sanksi berat berupa larangan mengikuti event lari Pocari Sweat seumur hidup setelah melakukan aksi bagi-bagi bir gratis hingga memalsukan nomor BIB peserta lain. (KOLASE Instagram freerunners Bandung dan Instagram Pocar Sweat Sport)

Baca juga: Komunitas Bermain Ngaku Dipalak Rp 6 Juta karena Gelar Kegiatan di GBK, Pihak Pengelola: Komersil

"Justru kami juga sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung yang sangat siap, tegas memberikan sanksi sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada. Jadi, kami mengikuti semua prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah," ucapnya. 

Oknum anggota Freerunners yang melakukan pemalsuan BIB juga diberikan sanksi berat oleh pihak Pocari Sweat. 

Sanksi itu diumumkan oleh pihak Pocari Sweat melalui Instagram resminya pada Sabtu (26/7/2025). 

Pelaku pemalsuan BIB mendapatkan sanksi larangan seumur hidup untuk mengikuti seluruh kegiatan Pocari Sweat, termasuk kegiatan Pocari Sweat Run dan event yang dikelola RunID lainnya. 

"Apabila terbukti mengikuti acara dengan cara apapun, termasuk menggunakan identitas lain maka akan ditempuh jalur hukum. Pelaku telah mengakui kesalahannya, meminta maaf, serta secara sukarela mengembalikan medali dan jersey finisher."

"Kami mengecam keras tindakan pemalsuan BIB karena mencederai sportivitas, integritas dan membahayakan keselamatan. Kami berkomitmen menjaga acara yang aman, adil dan bertanggung jawab," tulisnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved