Satgas Pangan Cek Stok Beras di Penggilingan Padi dan Distributor Blitar untuk Antisipasi Kelangkaan
Petugas melakukan pendataan stok beras di penggilingan padi dan distributor di Kabupaten Blitar, untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Poin Penting:
- Petugas melakukan pendataan stok beras di sejumlah penggilingan padi dan distributor di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga.
- Tim juga mendata harga beli gabah dari petani, harga jual beras, serta realisasi pendistribusian ke pasar tradisional dan ritel modern.
- Para pelaku usaha diimbau segera menyalurkan stok beras yang ada di gudang dan tidak melakukan penimbunan.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satgas Pangan Polres Blitar bersama Disperindag Kabupaten Blitar melakukan pendataan stok beras di sejumlah penggilingan padi dan distributor di wilayahnya, Jumat (15/8/2025).
Kegiatan itu dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga beras di pasaran.
Tim Satgas Pangan Polres Blitar mendatangi empat lokasi penggilingan padi dan distributor beras, yaitu, UD Mustika, UD Mitra Padi, UD Margo Tani, dan Toko Timur.
Tim mengecek stok beras di masing-masing lokasi.
Tim juga mendata harga beli gabah dari petani, harga jual beras, serta realisasi pendistribusian ke pasar tradisional dan ritel modern.
Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Momon Suwito Pratomo mengatakan, dari hasil pengecekan menunjukkan stok beras di Kabupaten Blitar masih aman.
Harga beras juga masih normal di kisaran harga eceran tertinggi (HET).
Misalnya, di UD Mustika, stok beras 1,5 ton dengan harga jual mulai Rp 14.000 per kilogram sampai Rp 14.200 per kilogram.
Lalu, di UD Mitra Padi stok beras 300 kilogram dengan harga jual mulai Rp 13.500 per kilogram sampai Rp 14.000 per kilogram.
Di UD Margo Tani stok beras masih 1,3 ton dengan harga jual Rp 13.300 per kilogram.
Sedangkan di distributor Toko Timur stok beras masih 25 ton dengan harga jual mulai Rp 13.500 per kilogram sampai Rp 14.800 per kilogram.
Baca juga: Berbanding Terbalik, Penggilingan Padi di Kabupaten Magetan Meningkat di Tengah Isu Beras Oplosan
Momon mengimbau para pelaku usaha untuk segera menyalurkan stok beras yang ada di gudang dan tidak melakukan penimbunan.
Tim Satgas Pangan Polres Blitar akan menindak tegas jika ada pelaku usaha yang menimbun beras.
"Kami berharap distribusi beras di Kabupaten Blitar tetap lancar, harga terjaga, dan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok," ujarnya.
Disperindag Kabupaten Blitar
harga beras
AKP Momon Suwito Pratomo
Blitar
TribunJatim.com
berita Kabupaten Blitar terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Atap Sekolah MA Al-Ittihad Mojokerto Rusak Diterpa Angin, Pemkab Serahkan Bantuan Renovasi |
|
|---|
| Jangkau Pelosok, Bus KB Keliling Trenggalek Kini Bisa Layani Vasektomi hingga Pasang Implan |
|
|---|
| Gubernur Khofifah Ajak Warga Manfaatkan Bus Trans Jatim untuk Wisata dan Mobilitas Harian |
|
|---|
| 108 Baut Rel di Blitar Raib Dicuri, Pelaku Jual Hasil Curian ke Pengepul Barang Bekas |
|
|---|
| KAI Siapkan Rute Baru Kereta Api dari Banyuwangi, Pertumbuhan Penumpang 11 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tim-Satgas-Pangan-Polres-Blitar-bersama-Disperindag-Blitar-mengecek-stok-beras-ilustrasi-beras.jpg)