Bisnis

Avian Brands Masuk Indeks FTSE Russell, Perkuat Komitmen Bisnis Berkelanjutan

Produsen cat dan pelapis asal Indonesia, Avian Brands, mencatatkan pencapaian penting setelah resmi masuk dalam indeks FTSE Russell, salah satu

Tayang:
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA
MASUK INDEKS FTSE RUSSELL - Gedung Avian Tower di Surabaya. Perusahaan cat dan pelapis ini resmi masuk dalam indeks FTSE Russell serta meluncurkan strategi keberlanjutan untuk memperkuat komitmen pada praktik bisnis ramah lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik (ESG). 

Poin Penting:

  • Pencapaian: Avian Brands masuk dalam indeks FTSE Russell.
  • Dasar Penilaian: Standar Environmental, Social, and Governance (ESG).
  • Komitmen: Meluncurkan Avian Brands Sustainability Strategy dengan empat pilar utama.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Produsen cat dan pelapis asal Indonesia, Avian Brands, mencatatkan pencapaian penting setelah resmi masuk dalam indeks FTSE Russell, salah satu indeks pasar keuangan global paling bergengsi yang menilai kinerja perusahaan berdasarkan standar Environmental, Social, and Governance (ESG).

FTSE Russell yang berada di bawah London Stock Exchange Group (LSEG) dikenal luas sebagai rujukan investor dan manajer aset global dalam menilai integritas serta kinerja jangka panjang perusahaan.

Proses masuk ke dalam indeks tersebut, terbilang ketat, menuntut transparansi data serta konsistensi praktik keberlanjutan.

“Masuknya kami ke dalam indeks FTSE Russell merupakan sebuah pengakuan yang membanggakan atas komitmen kami dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan. Namun bagi kami, ini bukan titik akhir melainkan awal dari langkah yang lebih besar,” ujar Wakil Direktur Utama Avian Brands, Ruslan Tanoko, Jumat (22/8/25).

Baca juga: Avian Brands Gandeng SUN Energy, Dorong Transformasi Energi di Industri Cat Indonesia

Sejalan dengan capaian tersebut, lanjutnya, Avian Brands juga meluncurkan Avian Brands Sustainability Strategy yang dibangun di atas empat pilar utama:

Product: menciptakan produk inovatif, aman, dan ramah lingkungan.

Environment: menjaga kelestarian alam melalui efisiensi energi, pengurangan limbah, dan konservasi sumber daya.

People & Community: memberdayakan karyawan serta berkontribusi pada masyarakat.

Governance: menegakkan tata kelola perusahaan yang transparan dan etis.

"Strategi keberlanjutan ini akan menjadi arah transformasi perusahaan, tidak hanya fokus pada inovasi produk, tetapi juga kepedulian sosial, etika bisnis, dan kontribusi terhadap masa depan yang lebih hijau," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved